Pemprov PB Siap Dukung Penuh 5 Program Strategis Manokwari

Pj. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw dan Bupati Manokwari, Hermus Indou. (Foto:HK/TopbNews)

Manokwari, TopbNews – Pemerintah Papua Barat, mendukung penuh sejumlah program pembangunan di Kota Manokwari. Pemprov Papua Barat siap mengambil sejumlah langkkah percepatan sejumlah program yang dibuat Pemda Manokwari.

Pj. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw bahkan menyatakan telah menugasi Sekretaris Daerah, Asisten III Setda Papua Barat dan dinas terkait membahas program-program tersebut. Tidak hanya itu, Pemprov Papua Barat juga berkoordinasi dengan kementerian terkait guna mendukung program tersebut.

“Saya kagum dengan pemaparan yang disampaikan bupati atas rencana strategis pembangunan Kota Manokwari. Cukup terkesima. Kata orang seperti itu,” ujar Waterpauw saat menghadiri simbolis pembongkaran dan relokasi pedagang di Sanggeng, Rabu (8/3).

Waterpauw mengungkapkan, sejauh ini ada enam proyek strategis yang diusulkan Pemerintahan Manokwari. Pemprov kemudian merespon usulan tersebut dengan meneruskannya ke Kementerian PUPR. Hasilnya, kata Waterpauw, sebanyak 5 dari enam proyek telah disetujui pemerintah pusat dan akan segera dikerjakan.

Lima proyek strategis tersebut di antaranya, pembangunan Pasar Sentral Sanggeng, Bandar Udara Rendani, pembangunan ruang terbuka Borasi, jalan aliterasi dua jalur dan pembangunan Taman Wisata Pantai Maruni.

“Manokwari adalah Kota Injil. Kota dibukanya peradaban. Tetapi hari-hari ini tertinggal dengan kota-kota lainnya,” ungkapannya sembari mengajak semua pihak berkolaborasi membangun Manokwari.

Tidak hanya pasar. Dia berharap ke depan, bangunan-bangunan di jalan-jalan utama juga bisa diseragamkan. Sehingga membuat kota lebih indah. “Masyarakat harus mendorong dan menjaga pembangunan yang saat ini di jalankan. Juga menjaga kebersihan kota sehingga dapat menciptakan keindahan,” kata Waterpauw. (*)

Penulis: Hasrul Bugis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!