Kesbangpol Bintuni Perkuat Wawasan Kebangsaan di Wamesa, Warga Yakati dan Yensei Diajak Tangkal Provokasi

Bintuni, TopbNews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Teluk Bintuni terus memperkuat wawasan kebangsaan hingga ke tingkat kampung. Sosialisasi digelar di Kampung Yakati dan Yensei, Distrik Wamesa, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan melibatkan Kodim 1806, DPD KNPI Teluk Bintuni, dan DPC Barisan Merah Putih. Peserta terdiri dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan puluhan warga dua kampung.

Sekretaris Kesbangpol sekaligus Ketua DPD KNPI Teluk Bintuni, Kenny R. A. Kindewara, mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberi pemahaman pentingnya menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman.

“Kitong datang bukan membawa proyek. Kitong datang untuk menyampaikan sosialisasi,” kata Kenny.

Ia menegaskan masyarakat adalah ujung tombak menjaga ketahanan sosial dan keutuhan NKRI. Warga Yakati dan Yensei diminta tidak mudah terpengaruh isu yang memicu konflik.

“Jangan ada orang provokasi-provokasi masuk di kampung ini, bikin isu-isu. Kalau ada pihak lain datang dengan isu tidak bertanggung jawab, jangan kamu dengar dorang. Ketong mau hidup ini nyaman,” tegasnya.

Kenny mengajak warga selektif menerima informasi dari luar dan menerapkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketong jaga ketong punya kampung, ketong jaga ketong punya rumah, ketong jaga negara ini,” ajaknya.

Kenny juga menyebut kegiatan di Wamesa memiliki makna khusus karena ia merupakan putra daerah yang kini mengemban amanah di Kesbangpol.

Kepala Kampung Yakati, Petrus Wasyani mengapresiasi Kesbangpol yang turun langsung ke kampung. Ia berharap materi yang disampaikan bisa diterapkan warga untuk menjaga kehidupan yang aman dan harmonis.

Kesbangpol menilai sosialisasi di tingkat kampung penting untuk memperluas pemahaman kebangsaan dan mendorong peran aktif warga menjaga persatuan di wilayah masing-masing.

Turut hadir anggota DPRK Teluk Bintuni periode 2024–2029 Roy Marthen Masyewi, perwakilan DPD KNPI, DPC Barisan Merah Putih, serta tokoh masyarakat Yakati dan Yensei. (*)

Penulis: Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!