Bantu Turunkan Angka Stunting, Wabup Budoyo Pesan Kepala Kampung Gunakan Dana Desa Tapi Sesuai Aturan

Suasana Sosialisasi Kelompok Kerja TPPS dan Tim Pendamping Keluarga di Distrik Warmare (Foto.HK/Topbnews.com)

Manokwari, Topbnews.com – Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo mengatakan, Dana desa dapat digunakan untuk kesehatan bagi ibu dan balita, dalam rangka menurunkan angka stunting di kampung-kampung yang berada di Kabupaten Manokwari.

“Jadi dana kampung bisa juga untuk mengintervensi dalam rangka pemberian gizi kepada anak-anak kita. Itu anak-anak kita tanggungjawab kita semua,” kata Edi Budoyo, Senin (23/1).

Meski dana desa dapat digunakan untuk intervensi permasalahan kesehatan, namun Budoyo mengingatkan agar penggunaan dana kampung harus terarah sesuai dengan koridor hukum. Dan adanya pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) bagi kepala kampung agar kedepan tidak menjadi temuan saat pemeriksaan.

“Kita juga tidak ingin kalau nanti ada pemeriksaan, itu dikatakan menyimpang. Jadi berhadapan dengan maslaah hukum. Jadi kita tidak mau. Jadi akan ada pembinaan tersendiri dari Kadis DPMK,” tegasnya.

Wakil Bupati, Edi Budoyo saat memberikan sambutan (Foto.HK/Topbnews.com)

Saat membuka kegiatan Sosialisasi Kelompok Kerja (Pokja) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga di Distrik Warmare, Edi Budoyo mengatakan, kegiatan penanganan stunting di Kabupaten Manokwari tidak dapat dilakukan sepihak, melainkan harus bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk kepala kampung.

Diharapkan kemitraan yang harmonis antar seluruh pemangku kepentingan dapat terus dikuatkan untuk mewujudkan Kabupaten Manokwari yang bebas dari Stunting.

Penulis : Tesan

Berita Populer :

Berita Lain :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!