
Manokwari,TopbNews.com – Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, sebagai upaya pengendalian inflasi, Pemerintah Kabupaten Manokwari akan fokus pada penanganan inflasi pangan, dengan langkah awal gerakan menanam tanaman pendamping beras.
“Untuk pengendalian inflasi, pemkab telah melakukan pengawasan harga Bapok melalui operasi pasar. Namun untuk inflasi pasar, kita akan melakukan gerakan menanam tanaman pendamping beras di 164 kampung, 9 distrik dan 9 kelurahan” Jelas Bupati Hermus.
Bupati Hermus menegaskan, tidak hanya masyarakat, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diwajibkan memanfaatkan halaman kantor yang kosong untuk membantu ketersediaan komoditi pendamping beras.
“Setiap Organisasi Perangkat Daerah, wajib miliki satu kebun untuk memastikan ketersediaan pasokan komoditi terutama cabai, tomat dan lainnya” Lanjutnya.
Diharapkan dengan memastikan ketersediaan komoditi pendamping beras, akan menekan laju Inflasi.
Sementara itu, terkait Rapat Kerja Bupati dan Walikota Se-Papua Barat beberapa waktu lalu, Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan sejumlah point penting telah disepakati.
Beberapa kesepakatan itu diantaranya upaya penanganan kemiskinan ekstrim, penanganan Stunting, pengendalian inflasi, penataan ruang dan problematika pendidikan.
“Raker Bupati dan Walikota se-Papua Barat itu membicarakan beberapa isu pembangunan yaitu penanganan atau penghapusan kemiskinan ekstrim termasuk penanggulangan Stunting. Kemudian pengendalian inflasi daerah. Selain itu aspek tata ruang dan pendidikan dalam hal pengentasan anak putus sekolah, kekurangan guru dan rata-rata lama sekolah (usia sekolah)” tutup Bupati Hermus Indou.
Penulis : Tesan
Top news.com 2022