Waterpauw: Pemerintah Butuh Masukan Konstruktif dari Kosgoro 1957

Pj. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw dan Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama tujuh carateker Ketua Kosgoro 1957 di kabupaten se-Papua Barat. (Foto: HK/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw mengaku terbuka bagi semua organisasi yang mau datang dan berdiskusi. Pemerintah, siap memberi waktu bagi mereka yang mau memberi sumbangan pemikiran yang konstruktif serta membangun.
Hal itu disampaikan Paulus Waterpau saat menghadiri pengukuhan carateker Ketua DPD Kosgoro 1957 se-Papua Barat, Senin (30/1) malam.

mostbet

Kata Waterpau, pemerintah sangat membutuhkan masukan-masukan dalam mengawal proses pembangunan di daerah. Apalagi menurut Waterpauw, kader-kader Kosgoro 1957 telah membuktikan diri sebagai laboratorium yang mencetak kader-kader yang bisa diandalkan.

“Kita di Papua Barat membuka diri kepada Kosgoro. Jika melihat masalah-masalah sosial di wilayah kabupaten atau distrik, datang dan sampaikan masukan-maskan yang konstruktif serta membangun. Bisa datang langsung atau lewat media sosial. Tapi harus bisa dipertanggung jawabkan. Bukan hanya mengkritisi, tapi memberi solusi-solusi dari buah pikir,” pesan mantan Kapolda Papua itu sembari berpesan agar Kosgoro juga menjalin komunikasi dengan para pemimpin di daerah.

Senada, Bupati Manokwari Hermus Indou juga mengaku jika Kosgoro 1957 merupakan organisasi yang handal dengan segudang prestasi. Dia berharap, hal-hal positif dari Kosgoro bisa ditularkan dalam membangun Ibukota Papua Barat ini.

“Manokwari itu kota yang terbuka dan majemuk. Persoalan sosial kemasyarakatan akan terus hadir. Pemerintah, akan kuat jika Kosgoro ikut andil dalam proses pembangunan di daerah ini. Mari sama-sama kita berjalan agar Manokwari lebih baik ke depan. Manokwari sebagai ibukota provinsi harus tampil selayaknya ibukota,” tandas Hermus. (*)

Penulis: Tesan

Berita Populer :

Berita Lain :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!