

Manokwari, Topbnews.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw menyempatkan diri nonton bareng (Nobar) Film Layar Lebar berjudul Tegar bersama puluhan anak Difabel dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Panca Kasih dan SD Inpres 10 Mansinam, di XXI, Manokwari, Papua Barat, Selasa (6/12/2022) malam.
Film berdurasi 92 menit ini, mengisahkan perjuangan seorang anak bernama Tegar yang lahir dengan keterbatasan khusus. Namun dengan kekurangannya, Tegar mampu berjuang sendiri untuk mewujudkan mimpinya agar dapat bersekolah.
Dalam keadaan terpuruk karena ditinggal sang kakek, serta ibu yang sibuk dengan pekerjaannya, tegar yang hanya ditemani Teteh Issi (pembantunya) mencoba bangkit dari keterpurukan dan kesepiannya untuk mewujudkan mimpinya, yaitu bersekolah dan memiliki banyak teman.
Pj. Gubernur Paulus Waterpauw meneteskan airmata saat menonton, bahkan setelah film berakhir.
Waterpauw mengatakan, film ini mengusik sanubarinya secara langsung.
“Manusiawi ya. Artinya bahwa siapapun dia, setelah melihat suasana dengan peran seperti itu pasti akan membuat haru dan sedih. Ternyata masih ada orang yang seperti Tegar, mampu bangkit dalam keterbatasannya,” kata Waterpauw sambil menahan Isak tangis.
Menurutnya, Film ini menginspirasi anak-anak untuk terus mengejar mimpi meskipun banyak rintangan
dan keterbatasan yang dimiliki.
Di satu sisi, film ini mengingatkan seluruh orang tua di Indonesia agar lebih memprioritas keluarga dan tetap memberikan ruang kepada anak-anak yang memiliki keterbatasan agar mereka lebih berkreasi dan mengenal dunia luar karena sesungguhnya dibalik keterbatasan mereka Tuhan pasti memberikan kelebihan lain.
“Wow bagus sekali. Banyak nasehat dan juga memberikan motivasi bagi kita orangtua dan juga anak-anak, bahwasanya meski dalam kelemahan dan kekurangan tapi kalau hidup dengan penuh inisiatif positif untuk maju, ingin sekolah, tidak ada yang bisa menghambat,” ungkapnya.
Waterpauw menambahkan, secara keseluruhan film ini cukup menguras emosi dan airmata, namun endingnya belum selesai.
“Kita belum lihat keberhasilannya. Saya sudah sampaikan ke Joan agar Sutradara kalau bisa endingnya sampai keberhasilannya karena itu bagian dari gambaran hidup,” tambahnya.
Selain mengapresiasi lagu yang dinyanyikan Joan Wakum bersama dengan anak-anak penyandang disabilitas, Waterpauw juga mengapresiasi para anak-anak yang ikut nonton dari pulau Mansinam dan juga dari SLB.
“Ada waktu saya berencana undang joan secara offline di berbagai tempat yang melibatkan anak-anak disabilitas. Saya setuju mereka tidak boleh kita kasihani tapi harus kita dorong. Saya sebenarnya dalam satu dua hari ini ingin sekali bertemu dengan anak-anak dan orangtua yang disabilitas. Kehadiran film ini bak gayung bersambut,” tutur Waterpauw.
Ditambahkan Waterpauw, untuk mewujudkan mimpi. Kita harus berusaha dan bekerja keras.
“Jujur saya kalau ketemu basodara, anak muda yang masih sehat, badan bagus, kuat tapi malas, tidak punya inovasi dan motivasi, saya ini juga jadinya malas lihat. Kita mau dapat sesuatu harus dengan kerja keras dengan perjuangan. Kita tidak terlahir dari orangtua yang hebat punya segala tapi kita mau berusaha, kerja keras, sayangnya belum banyak yang sadari itu,” tandasnya.
Waterpauw, Gubernur Pertama Yang Nobar Film Tegar
PJ. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw menjadi Gubernur pertama di Indonesia yang Nobar Film Tegar bersama anak-anak Disabilitas.

Salah satu pemain di Film Tegar, Joanita Chatarine Wakum menuturkan, ini seperti keajaiban yang terjadi dalam satu hari. Menurutnya pemutaran film Tegar special screening sudah dilakukan pada 15 titik di Indonesia, dan nobar gotong royong sekitar 30 titik di daerah lain namun di Papua Barat Nobar langsung bersama Pj. Gubernur.
“Joan apresiasi kepada Bapak Pj. Gubernur dan pimpinan OPD serta semuanya, yang menyambut baik Nobar film ini. Bersyukur sekali tidak menyangka bahwa Bapak Pj. Gubernur akan ikut nonton bersama. Ini seperti keajaiban yang terjadi dalam satu hari. Kalau di daerah lain kita pemutaran film biasanya hanya dihadiri wakil gubernur atau yang mewakili, tapi di Papua Barat, langsung dihadiri Pj. Gubernur,” ungkapnya.
Usai nobar bersama, Waterpauw memberikan bingkisan bagi semua anak-anak yang ikut menonton di studio 4.
Selain studio 4, Film Tegar juga diputar di studio 2. Diperkirakan sekitar 250 – 300 orang yang menonton film ini.
Penulis : Tesan
Topbnews.com
Berita Lain :