
Manokwari, TopbNews.com – Kecelakaan tragis terjadi di wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. 1 unit mobil penumpang Hilux terjun ke jurang di Kilometer 7 pada Minggu malam (15/6).
Dari delapan orang penumpang, tujuh berhasil diselamatkan, sementara satu orang ditemukan meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., dalam keterangan resmi kepada awak media, Senin (16/6/2025) menyampaikan pihaknya menerima informasi awal dari Kapolsek Warmare pukul 21.15 WIT. Lokasi kejadian berada di koordinat 1°1’14.51”S – 133°54’18.95”T, dengan medan cukup berat dan kondisi cuaca berawan.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi dengan waktu tempuh sekitar satu setengah jam. Tim SAR Gabungan bekerja maksimal sepanjang malam meskipun kondisi medan dan cuaca tidak bersahabat,” ungkap Yefri.
Operasi evakuasi dimulai pukul 00.01 WIT dan berhasil diselesaikan pada pukul 02.51 WIT. Korban pertama yang berhasil diselamatkan adalah Erick (L), disusul enam korban lainnya. Sementara korban terakhir, atas nama Yorlas (L), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Daftar Korban Selamat (7 orang): Erick, Yati Saroi, Anance Nuham, Oma, Jendri, Edo, Natalia.
Meninggal Dunia (1 orang): Yorlas
Pada pukul 03.30 WIT, enam korban selamat dilarikan ke RS Pratama Warmare untuk penanganan medis, sedangkan dua lainnya, termasuk korban meninggal, dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua Barat.

Sebanyak 32 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dariBasarnas Manokwari (11 personel), Satlantas Polda Papua Barat (4 personel), Polsek Warmare (5 personel), Koramil Menyambouw (2 personel) serta Masyarakat setempat (10 orang).
Operasi SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung seperti Rescue Car, Truck Personil, Drone, perlengkapan komunikasi, medis, mountaineering, serta alat evakuasi lainnya.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh unsur SAR yang terlibat. Evakuasi berjalan cepat dan lancar meskipun lokasi cukup ekstrem. Dengan berhasilnya evakuasi seluruh korban, operasi SAR ini kami usulkan untuk ditutup,” pungkas Yefri Sabaruddin. (rls)