
Jayapura,TopbNews- Jalan sehat bersama Prabowo Subianto dalam rangka HUT Partai Gerindra ke-15 di Lapangan PTC, Entrop, Kota Jayapura, Papua, Rabu (22/3) sempat diwarnai keributan. Keributan dipicu karena sebagian peserta jalan sehat memprotes proses pembagian hadian dan kupon doorprize yang tidak merata.
Awalnya, jalan sehat yang dilepas Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Sandiaga Solahuddin Udin berlangsung lancer. Iring-iringan berjalan dari lapangan karang PTC menuju ke Jaya Asri lalu ke arah Kantor Walikota Jayapura mengambil kupon doorprize dan finish di Lapangan Karang PTC Entrop.
Keributan mulai terlihat saat sejumlah warga peserta jalan sehat protes karena belum mendapat kupon doorprize. Seorang peserta bahkan terlihat menampar panitia. Seorang panitia bahkan dikabarkan sempat pingsan.
“Kami kecewa panitia kerja tidak benar. Tadi ada peserta jalan sehat keroyok panitia ambil kupon dalam tasnya,” cerita Yustus, seorang peserta jalan sehat.
Tidak hanya itu. Pembagian bingkisan berupa beras terlihat tidak teratur. Panitia yang membagi beras dari atas truk, justru membuat massa saling berdesakan. Kesal dengan ulah panitia, massa kemudian melempari panitia menggunakan batu.
“Panitia coba atur baik pembagian beras ini supaya tidak kacau begini,” ujar Ica yang sempat ikut berebut mendapatkan beras.
Pukul 12.00 WIT, aparat dari Polresta Jayapura Kota akhirnya membubarkan massa menggunakan watercanon. Pembagian kupon juga akhirnya dihentikan untuk mencegah keributan semakin meluas.

Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni ketika dikonfirmasi mengatakan antusias masyarakat mengikuti jalan sehat ini sangat tinggi. Yanni sendiri meminta maaf atas peristiwa ini. “Sebetulnya itu bisa diselesaikan dengan baik. Tetapi masyarakat kita mungkin kesabarannya. Ya, intinya saya minta maaf kalau panitia ada kekurangan,” kata Yanni sembari menambahkan semua kupon sebenarnya sudah dibagikan. (*)
Penulis: Natalia