Febelina Indou Optimis, Dalam 3 Bulan Kasus Stunting di Tanah Rubuh Teratasi

Ketua TP PKK Kab. Manokwari, Febelina Indou saat membagikan makanan tambahan (Foto.HK/Topbnews.com)

Manokwari, Topbnews.com – Ketua PKK Kabupaten Manokwari Febelina Indou, optimis, dalam tiga bulan kedepan, kasus stunting di distrik tanah rubuh akan teratasi. Dari sisa 9 kasus akan menjadi 0.

mostbet

“Kasus stunting di tanah rubuh mengalami penurunan. Tapi masih ada PR untuk kita bersama menuntaskannya. Harapan saya kepada Kepala Distrik dan ketua PKK distrik, kepala Puskesmas, kita berkomitmen tiga bulan ke depan sembilan anak ini bebas dari stunting,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, pada sosialisasi Pokja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Distrik Tanah Rubuh, Sabtu (21/1).

Febelina mengakui, semua tim sudah bekerja optimal, baik dari Provinsi juga Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui OPD teknis, namun diharapkan lebih giat lagi untuk bersama-sama membangun sinergitas dan kolaborasi dalam menuntaskan Stunting.

“Tidak boleh ada anak-anak stunting di wilayah kampung-kampung dan distrik Tanah Rubuh Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. Kita harus bekerja keras dan berupaya untuk bisa memprogramkan kegiatan- kegiatan yang sasarannya kepada Kesehatan anak” katanya.

Kepada orang tua dari anak yang terkena kasus stunting, Febelina mengajak untuk bersama-sama melihat dan memperhatikan kebutuhan gizi dan nutrisi anak.

“Harap bantuan orangtua. Harap anak-anak diperhatikan makanannya. Kalau bisa anak-anak yang makan dari makanan tambahan yang diberikan. Orangtua bantu sampai anak-anak sehat,” katanya.

Pihaknya berharap sebagai ketua tim penggerak PKK kepada kepala Distrik dan ketua tim penggerak PKK di wilayah masing-masing untuk berkomitmen tiga bulan ke depan tidak ada lagi data anak stunting di distrik Tanah Rubuh.

“Kalau masih ada berarti Bapak distrik ibu Ketua PKK Distrik dan kepala Puskesmas gagal untuk menangani masalah stunting. Pastikan tidak boleh ada anak Stunting gizi buruk dan gizi kurang di distrik tanah rubuh,” harap Febelina.

Pada kesempatan itu juga diserahkan sejumlah makanan tambahan berupa beras, telur, kacang ijo, susu dan gula kepada warga.

“Kami harap anak-anak bisa diberi makan dengan baik dan juga apa yang menjadi kebutuhan mereka diperhatikan dengan baik agar kondisi kesehatan bisa terjaga,” tutupnya.

Penulis : Tesan

Berita Populer :

Berita Lain :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!