
Fak-fak, TopbNews.com – Ketua Komisi I DPR Papua Barat Salim Alhamid menegaskan komitmen memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat saat reses di sejumlah wilayah Kabupaten Fakfak.
Dalam kunjungan itu, warga menyampaikan berbagai aspirasi yang masih didominasi persoalan pelayanan dasar, mulai dari air bersih, bantuan pendidikan, penerangan lingkungan, hingga dukungan modal usaha.
“Reses jadi sarana mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar program pembangunan lebih tepat sasaran,” kata Salim.
Keluhan menonjol datang dari warga RT VII Jalan Asrama Haji, Kampung Dulanpokpok, terkait minimnya penerangan. Kondisi itu menghambat aktivitas warga pada malam hari.
Salim menyatakan akan mendorong pembangunan lampu tenaga surya di kawasan tersebut. Program itu ditargetkan terealisasi tahun anggaran berjalan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
Rencana tersebut disambut baik masyarakat. Penerangan jalan disebut sebagai kebutuhan mendesak yang sudah lama dinantikan.
Selain di Dulanpokpok, reses juga digelar di Distrik Fakfak Tengah. Dalam dialog, warga banyak menyoroti abrasi pantai yang terus menggerus pesisir.
Abrasi dikhawatirkan mengancam permukiman dan fasilitas umum, termasuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang mulai terdampak pergeseran tanah akibat gelombang laut.

Salim menilai penanganan abrasi harus jadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan warga.
Ia berjanji mengawal seluruh usulan agar masuk prioritas pembangunan daerah. “Kami akan perjuangkan aspirasi masyarakat, terutama yang menyangkut pelayanan dasar dan keselamatan warga,” tegasnya.
Reses merupakan agenda rutin anggota DPR Papua Barat untuk menyerap aspirasi sebagai bahan penyusunan dan pengawasan program pembangunan daerah. (*/rls)