
Manokwari, TopbNews.com – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Musyawarah Wilayah IV DPW LDII Papua Barat, Selasa (26/9) di Aula Al-Fatih Gedung MUI Papua Barat.
Muswil yang mengusung tema “Membangun Papua Barat yang Cerdas, Sehat dan Harmoni Melalui Kualitas Sumber Daya Manusia Profesional Religius” secara resmi dibuka oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.
Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw mengapresiasi Delapan Program strategis LDDI yang akan dibahas dalam musyawarah ke -IV. Pemerintah kata Watepauw siap berkolaborasi.
“Terkiat program unggulan dari LDII, kami pemerintah siap berkolaborasi,” ucap Waterpauw.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat selaku Pembina organisasi kemasyarakatan berkewajiban untuk hadir dan membantu memberikan solusi yang dihadapi oleh organisasi kemasyarakatan.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat sangat mengapresiasi dan mengharapkan realisasi dari delapan bidang tersebut untuk ikut andil membangun Provinsi Papua Barat ” ujar Waterpauw.
Selain itu pemerintah juga sangat mengharapkan partisipasi aktif dari organisasi kemasyarakatan untuk membangun Provinsi khususnya melalui pembangunan sumber daya manusia.
Dalam kondisi terkini, Waterpauw berharap peran LDII bisa sangat sentral terutama dalam tiga program strategis nasional yaitu penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem serta pengendalian inflasi.

Selain itu, mendukung bersama pelaksanaan fondasi forum desentralisasi asimetri Indonesia dengan fokus pembahasan kerjasama antar daerah dalam meningkatkan daya saing potensi unggulan dari masing-masing daerah.
Waterpauw juga berharap dalam peningkatan ketahanan pangan daerah ini melalui kolaborasi 8 program unggulan LDII bidang ketahanan pangan dan lingkungan.
“Pemerintah siap bibit dan pupuk yang penting ada tenaga dan semangat untuk memanfatkan setiap lahan kosong,” ucapnya sembari mengatakan, saat ini baru 25 persen Papua Barat bisa berkontribusi sebagai lumbung pangan beras, sisanya 75 persen pasokan dari luar.
Melalui muswil ke IV LDII di Papua Barat, Waterpauw berpesan agar peserta Muswil lebih mengedepankan logika dan pemikiran dalam menyampaikan pendapatnya sehingga musyawarah wilayah ini dapat menghasilkan keputusan yang terbaik dan membawa berkah khususnya bagi pengurus DPW LDII.
Pada kesempatan yang sama Ketua LDII Papua Barat, Suroto menyampaikan, melalui muswil ini selain pembinaan kepada umat, LDII dimasing-masing kabupaten juga akan menerapkan 8 klaster unggulan yang sesuai kondisi didaerah masing-masing dengan kerjasama pemerintah dan ormas lainnya.
Senada, Ketua DPP LDII, Chriswanto Santoso menyampaikan, Muswil yang jadi agenda lima tahunan ini merupakan momen terpenting untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara khususnya bagi Papua Barat.
“Alhamdulilah, di penghujung tahun ini LDII Papua Barat mampu melaksanakan Muswil,” ucapnya.
Chriswanto menyebut bahwa peserta muwsil adalah utusan dari Kabupaten se-Papua Barat dan dua utusan dari Papua Barat Daya yang merupakan peninjau.
Disamping itu pula, Chriswanto membeberkan 8 klaster yang akan menjadi program strategis dan 4 pertama diantaranya adalah program membangun SDM yaitu Kebangsaan, Dakwah, Pendidikan Umum dan Kesehatan.

“Pertama kebangsaan itu penting. Konsep kebangdaan kami tentunya pancasila. Sila pertama itu pondasi karena semua agama saya yakin mengajarkan kebaikan. Bingkainya adalah sila ke tiga persatuan tujuannya sil ke 5 keadilan bagi masyarakat,” jelasnya.
“Kemudian keagamaan karena dalam rangka membangun sumberdaya manusia yang berakhlak dan religius. Pendidikan dan kesehatan guna melahirkan sumberdaya manusia yang berkarakter dan sehat,” sambungnya. Sembari menambahkan, lebih dari 2 ribu literasi digital telah dilakukan kerjasama dengan kementerian kominfo. Hal ini dimaksudkan agar kita betul-betul siap menghadapi perkembangan teknologi digital.
Adapun delapan program unggulan LDII yaitu, kebangsaan, dakwah, pendidikan umum, Kesehatan, ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan, ekonomi syariah, pemanfaatan energi baru terbarukan, serta pemanfaatan teknologi digital.
Diakhir sambutannya, Chriswanto menekankan agar LDII bersikap netral dalam menghadapi pemilu dan menyerukan kepada masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mengggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 dengan damai.
Penulis : Tesan