
Bintuni, TopbNews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni akan segera menertibkan lapak jualan yang menggunakan bahu hingga badan jalan. Penertiban ini menjadi salah satu perhatian utama Dishub untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Jandry Salakory, saat memimpin apel pagi jajaran Dishub Teluk Bintuni, Senin (10/8/2026).
Dalam arahannya, Jandry meminta seluruh pegawai Dishub ikut menyampaikan informasi kepada keluarga, kerabat maupun masyarakat yang berjualan hingga memasuki badan jalan agar segera menata kembali lapaknya.
“Dalam waktu dekat akan dilakukan penertiban. Yang punya keluarga, saudara atau kenalan yang berjualan sampai masuk ke jalan, segera disosialisasikan agar mengatur lapaknya kembali ke posisi yang baik dan tidak melanggar aturan”, tegas Jandry.

Menurutnya, keberadaan lapak yang memasuki badan jalan tidak hanya mengganggu aktivitas lalu lintas, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan. Karena itu, ia meminta masyarakat melakukan penataan secara sadar sebelum penertiban dilakukan.
Selain penertiban lapak, Jandry memerintahkan jajaran Dishub melakukan pendataan terhadap lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam.
Pendataan terutama dilakukan pada ruas jalan mulai dari kawasan atas hingga menuju Kantor Bupati Teluk Bintuni.
“Semua lampu jalan yang mati didata kemudian dilaporkan kepada pimpinan. Menjelang Natal dan Tahun Baru, kota ini harus bagus dan terang, tidak boleh gelap”, ujarnya.
Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar pemerintah untuk melakukan perbaikan maupun penggantian lampu yang rusak. Jika diperlukan, Dishub akan mengusulkan dukungan anggaran untuk memastikan penerangan jalan umum kembali berfungsi optimal.
Jandry mengingatkan seluruh ASN dan pegawai honorer di lingkungan Dishub agar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai dorongan untuk meningkatkan disiplin, kerja keras, kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi spirit bagi kita untuk bekerja lebih keras, lebih disiplin dan menjaga kebersamaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab”, katanya.
Ia juga meminta seluruh jajaran bekerja sebagai sebuah tim. Menurutnya, target pelayanan dan pekerjaan Dishub tidak mungkin dicapai hanya dengan mengandalkan satu atau dua orang.
“Saya tidak suka kerja satu dua orang. Kita harus kerja tim untuk mencapai tujuan”, tegasnya.
Kejar Realisasi, Jangan Abaikan Kualitas

Memasuki Agustus, Jandry meminta seluruh bidang teknis segera mengejar pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan. Penyerapan anggaran dan capaian pekerjaan harus dipantau secara berkala agar target dapat dicapai maksimal.
Namun, ia mengingatkan agar percepatan pekerjaan tidak dilakukan dengan mengorbankan kualitas.
“Dikejar bukan berarti asal kejar. Pekerjaan harus diselesaikan sesuai kontrak, spesifikasi dan kualitas. Jangan sampai mengejar realisasi tetapi kualitas pekerjaan tidak baik, karena nantinya justru menyulitkan kita”, ujarnya.
Ia meminta bagian keuangan terus menyampaikan perkembangan penyerapan anggaran kepada masing-masing bidang sehingga pekerjaan yang masih tertunda dapat segera ditindaklanjuti.
Jandry juga menyampaikan bahwa sejumlah persoalan internal, termasuk kekurangan gaji yang sebelumnya menjadi perhatian, telah mendapatkan langkah penyelesaian setelah dilakukan koordinasi dan penginputan dalam sistem.
Ia berharap seluruh jajaran Dishub dapat memperkuat kerja sama dan menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas.
“Kerja bersama, kerja tim. Kebersamaan itu yang harus kita bangun di kantor”, pungkasnya. (*)
Penulis: Marthina Marisan