
Manokwari, TopbNews.com – Sebanyak 769 los sementara bagi pedagang Pasar Sanggeng akan dibangun pemerintah di empat lokasi. Meski hanya bersifat sementara, namun Bupati Manokwari, Hermus Indou tetap meminta pembangunan dan kualitas bahan tetap dijaga.
“Jadi saya minta kita juga berkorban sedikit. Mungkin yang tadi tempat kita nyaman. Di sini mungkin tidak nyaman. Tapi saya yakin, meski pasar sementara, tapi pemerintah akan berikan pelayanan terbaik,” kata Bupati Hermus Indou saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan pasar sementara, Kamis (17/11).

Sesuai rencana, pembangunan pasar sementara ini akan dilakukan selama satu setengah tahun. Ditargetkan pada Januari 2023, pasar tersebut sudah bisa ditempati para pedagang. “Saya berharap jangan ada yang protes-protes. Kenapa bentuknya seperti ini. Ini pasar sementara. Kita hanya butuh 1 tahun 6 bulan saja. Artinya apakah kita harus membangun dengan material yang mahal, nanti kita rugi,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Perindagkop, Jan Ayomi, mengatakan total ada empat titik yang dijadikan lokasi pembangunan pasar. Keempat titik itu yakni di Jalan Percetakan sebanyak 143 kios dengan ukuran bervariasi. Lokasi kedua yakni di Taman Besi, Sanggeng 68 kios dan 524 tenda serta 44 tenda bagi pedagang kuliner. Lokasi ketiga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Padarni, Pasar Borobudur untuk 34 pedagang. Sisanya akan ditempatkan di seputaran Bumi Marina.

“Pasar Sanggeng sementara yang akan dibangun bagi para pedagang Pasar Sanggeng sebanyak 769 ruang, baik itu kios dan los hamparan,” rinci Jan Ayomi.
Selain bupati, hadir pada peletakan pertama tersebut wakil bupati, sejumlah pejabat di lingkungan Kabupaten Manokwari, perwakilan pedagang serta Anggota DPRD Manokwari.
Penulis : Tesan
Topbnews.com
Berita Lain :