
Manokwari, Topbnews.com – Sebanyak 20 Finalis Putra-Putri mengikuti Talent Show Duta Generasi Berencana (Genre) dan Jambore Ajang Kreatifitas Genre Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya Tahun 2023, di Hall MCM, Rabu (14/6).
Satu persatu para finalis unjuk kebolehan didepan tim juri. Ada yang tampil dengan tarian Papua, bernyanyi hingga menampilkan kepiawaian dalam beladiri. Penampilan mereka didukung dengan kostum yang digunakan.
Namun ada yang berbeda dalam ajang Talent Show Duta Genre Ini, pasalnya para finalis diuji pengetahuannya dalam menyuarakan stunting dan bagaimana penanganannya.

Pantauan media Topbnews, beberapa diantara mereka menyatakan Stunting merupakan gagal tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis. Akibatnya tinggi anak dibawah rata-rata usianya. Karena itu gizi ibu selama masa kehamilan harus menjadi perhatian penting.
Ada juga yang speak up, jika nikah muda yang mengakibatkan kehamilan pada remaja/ibu dengan usia yang belum matang, menjadi salah satu faktor anak lahir stunting.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, dalam sambutannya mengatakan, penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem merupakan program prioritas pemerintah. Karena itu momentum ini sangat penting untuk bagaimana merangkul generasi muda untuk menata kehidupan ke depan.

“Bagaimana mempersiapkan para remaja generasi muda untuk dapat mempersiapkan kehidupan mereka sejak remaja sehingga kedepan mereka akan menjadi generasi-generasi yang tangguh, sehat dan cerdas yang dapat berdaya saing dan menjadi pemimpin,” ujarnya sembari menambahkan, para Duta Genre akan menjadi mitranya pemerintah.
Grand Final Duta Genre digelar hari ini, Kamis (15/6). Pemenang akan mewakili Papua Barat dan Papua Barat Daya ke Tingkat Nasional.
Penulis : Tesan