
Jayapura, TopbNews- Pengurus Persipura Jayapura, menggelar rapat khusus di kediaman Komisaris PT. Persipura Papua, Kamis (4/5). Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano mengungkapkan, rapat pengurus Persipura Jayapura ini buntut belum diserahkannya laporan keuangan oleh Manager Persipura, Yan Mandenas dan jajaran manajemen.
“Kami kembali memohon agar Pak Yan Mandenas dan teman-teman Manejemen segera konfirmasi ke kami terkait laporan keuangan. Apakah sudah selesai dikerjakan, sedang dikerjakan atau seperti apa? Apabila dalam pengerjaannya ada kendala silahkan sampaikan ke kita,”ujar BTM, panggilan akrab Benhur.
Pengurus, menurut BTM, imbas belum adanya laporan keuangan membuat mereka menyerahkan laporan keuangan ke sponsor. Sebab selama ini pihak pengurus yang menggunakan anggaran dari sponsor. “Kita hanya bisa menunggu dan memastikan batas waktunya. Karena kita tidak bisa mengerjakan laporan keuangan itu. Bukan kita yang gunakan anggarannya jadi kita tidak tahu dibelanjakan untuk apa kita tidak punya nota atau bukti pembayaran dan lain-lain. Sehingga tidak mungkin kita yang bikin laporan. Kalau kita yang bikin kan sudah pasti rekayasa. Itu kan bahaya,” imbuhnya.
Mantan Walikota Jayapura 2 periode ini kuatir jika laporan tak kunjung dibuat, akan berimbas pada tim. Terutama persiapan klub menghadapi kompetisi. “Waktu terus berjalan. Persiapan Tim Persipura sudah harus dilakukan. Tapi kalau laporan keuangan itu tidak diserahkan ke sponsor sesuai waktunya kan Persipura juga yang akan susah. Kita sudah menunggu berbulan-bulan. Sudah bersurat berkali-kali. Tapi sama sekali tidak ada tanggapan. Jadi mohon komunikasi dan kerjasamanya demi kelangsungan Persipura Jayapura,” lanjutnya.
Selama ini, ungkap BTM, pengurus belum pernah terlambat memberikan laporan kepada sponsor. Karena keterlambat penyerahan laporan ini, akan berdampak pada hukum. Kita berharap tidak akan sejauh itu. Untuk itu kita mohon dengan sangat kiranya bisa segera diserahkan laporan keuangan tersebut kepada kami untuk kami laporkan kepada sponsor,” harap dia.
Beberapa agenda yang akkan segera dibuat pengurus di antaranya persiapan tim, manejemen, panpel, offisial, tim pelatih, pemain, dan persiapan trainning center. Pengurus juga akan menyurat dan bertemu dengan sponsor, terutama Freeport dan Bank Papua. (*)
Penulis: Natalia