
Manokwari, TopbNews.com – TK Islam Tahfidz (IT) Ummul Quro Manokwari menerapkan program pendidikan berbasis tahfiz Al-Qur’an yang menargetkan hafalan hingga tiga perempat Juz 30 bagi peserta didik usia taman kanak-kanak. Program ini disusun menyesuaikan kurikulum sekolah serta tahap perkembangan anak usia dini.
Hafalan difokuskan pada Juz 30 dengan capaian yang disesuaikan masa belajar anak selama dua tahun di kelas A dan B. Hingga menjelang akhir semester dua tahun ajaran berjalan, capaian hafalan peserta didik telah mencapai Surah Al-Fajr.
Kepala TK IT Ummul Quro Manokwari, Annazmil Fayros Latifah, menjelaskan bahwa target hafalan tersebut disusun secara bertahap agar tidak memberatkan anak, sekaligus tetap optimal sesuai kebutuhan usia TK.
“Kalau anak bersekolah dari kelas A sampai kelas B, rata-rata hampir tiga perempat Juz 30 sudah hafal. Saat ini saja, sebelum semester dua selesai, anak-anak sudah sampai Surah Al-Fajr”, ujarnya, Rabu (28/1).
Selain tahfiz Al-Qur’an, TK IT Ummul Quro Manokwari juga menekankan pembiasaan adab Islami dalam aktivitas harian anak. Pembelajaran adab diterapkan melalui praktik langsung, seperti adab masuk rumah, adab di kamar mandi, pembiasaan doa, serta zikir dalam berbagai kegiatan di sekolah. Materi adab tersebut juga disampaikan kepada orang tua melalui grup komunikasi sekolah untuk diterapkan secara berkelanjutan di rumah.
Sekolah ini juga mengintegrasikan kurikulum berbasis deep learning dan STEAM dalam proses pembelajaran. Metode ini menekankan keterlibatan aktif anak sejak awal hingga akhir kegiatan, sehingga anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat langsung dalam setiap proses belajar.

Penerapan deep learning dilakukan melalui kegiatan sederhana namun bermakna, seperti pengenalan proses pembuatan makanan dari tahap awal hingga akhir. Pendekatan ini bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu, pemahaman proses, serta pengalaman belajar yang utuh bagi anak usia dini.
Dalam kegiatan belajar menghafal Al-Qur’an, sekolah mengalokasikan waktu sekitar satu jam lebih setiap hari. Proses menghafal dilakukan secara variatif dan diselingi dengan storytelling serta pengenalan makna ayat, sehingga anak tidak hanya menghafal lafaz, tetapi juga memahami isi dan pesan dari surah yang dipelajari.
Pendekatan tersebut turut mendorong prestasi sekolah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. TK IT Ummul Quro Manokwari tercatat meraih penghargaan Juara 1 Sekolah Terbaik Nasional serta prestasi mendongeng yang melibatkan tenaga pendidik dan peserta didik.
Dalam pelaksanaan pendidikan, sekolah menilai bahwa peran lingkungan rumah menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi hafalan dan pembiasaan adab anak. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua dinilai menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak usia dini.
“Tantangan sebenarnya bukan di anak, tapi di support dari lingkungan rumah. Sekolah hanya empat jam, selebihnya anak berada di rumah”, kata Annazmil.
Terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), TK IT Ummul Quro Manokwari membuka pendaftaran sejak 26 Januari hingga 6 Februari 2026 atau sampai kuota terpenuhi. Kuota yang disediakan untuk tahun ajaran baru sebanyak 112 peserta didik, terdiri dari kelas A dan kelas B.
Dalam tiga hari pertama pendaftaran, keterisian kuota telah mencapai sekitar 85 persen. Sekolah juga menerima peserta didik pindahan dari TK lain dengan ketentuan usia yang telah ditetapkan sesuai integrasi data pendidikan nasional.
Saat ini, TK IT Ummul Quro Manokwari memiliki sekitar 100 peserta didik aktif dengan dukungan sepuluh tenaga pendidik. Fasilitas sekolah meliputi ruang kelas ber-AC, media pembelajaran digital, CCTV, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan bagi anak, termasuk pengawasan penggunaan tangga dan lingkungan sekolah.
Sekolah yang berdiri sejak 2019 ini terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai Islami melalui penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta kolaborasi berkelanjutan dengan orang tua peserta didik. (*/TOP-04)