
Manokwari,TopbNews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari Selatan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) bersama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Manokwari.
Penandatanganan MOU dilaksanakan di ruang rapat kampus STKIP Muhammadiyah Manokwari, Senin (25/9).
Ketua Bawaslu Manokwari Selatan, Inggrit A. Sabubun menyatakan STKIP Muhammadiyah Manokwari sebagai lembaga pendidikan akan membantu pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang.
Inggrit menjelaskan, pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu saja, namun memerlukan juga sentuhan lembaga Perguruan Tinggi.
“Terkait dengan pengawasan partisipasi ini dari pihak pengawas Pemilu kami menyadari kuantitas jumlah pengawas Pemilu itu sangat sedikit dibandingkan pihak tetangga kami penyelenggara Pemilu yaitu KPU KPU sehingga dari keterbatasan ini kami merasa penting untuk kemudian merangkul salah satunya dari lembaga pendidikan untuk dapat menjadi pengawas partisipatif,” jelasnya.

Selanjutnya kata inggrit, pihaknya akan melakukan Bimtek yang melibatkan mahasiswa agar dapat meningkatkan kapasitasnya dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pengawas partisipasif.
Kedepan Ketua Bawaslu dua periode ini berharap, dengan adanya kerjasama melalui MOU ini, Bawaslu akan dengan yakin dan tepat mengagendakan kegiatan pengawasan partisipatif yang langsung melibatkan teman-teman STKIP Muhammadiyah kelas oransbari.
Sementara, Ketua STKIP Muhammadiyah Manokwari, Hawa Hasan, menyambut baik langkah kerja sama yang telah dijalin antar Bawaslu Manokwari Selatan dan STKIP Muhammadiyah Manokwari.
Menurutnya, dengan adanya kerja sama ini dapat membawa dampak positif terhadap institusi dalam menujang akreditasi perguruan tingginya.
“ Jadi kerja sama ini dapat membantu kami dalam hal kemajuan kampus dan juga dapat menunjang akreditasi kampus STKIP Muhammadiyah Manokwari kedepan. Kami mohon diikutkan untuk apa yang menjadi keribetan dari negara ini. Kami juga punya mahasiswa yang siap diberdayakan untuk sosialisasi, mudah-mudahan niat baik kami bisa saling membantu,” tuturnya.
Hawa hasan berharap, dengan adanya kerja sama ini, dunia pendidikan diantaranya mahasiswa yang sebagian besar juga di kelas oransabari dapat membantu mensukseskan pemilu 2024 mendatang.
“Tidak hanya kerja sama dalam pengawas paritisipatif namun kedepan, bisa dalam program-program lain yang dianggap untuk melibatkan Perguruan Tinggi STKIP Muhammadiyah Manokwari terutama mahasiswanya kami siap untuk memberikan kontribusi, apalagi dalam hal demokrasi,” tandasnya. (*)
Penulis : Redaksi