TEP UNAIR Siap Kembangkan Potensi Kawasan Transmigrasi Prafi Melalui Riset dan Pemberdayaan Masyarakat

Manokwari, TopbNews.com – Kawasan transmigrasi Prafi di Kabupaten Manokwari kembali menjadi lokasi pelaksanaan program pengabdian dan penelitian berskala nasional. Selama empat bulan ke depan, sebanyak 100 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya akan menjalankan berbagai kegiatan riset dan pemberdayaan masyarakat di sejumlah distrik.

Program yang berlangsung mulai Agustus hingga November 2026 tersebut merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan transmigrasi melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR, Prof. Hery Purnobasuki, mengatakan para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu, seperti farmasi, kedokteran hewan, perikanan dan kelautan, hingga ilmu sosial dan politik.

Keberagaman keilmuan tersebut diharapkan mampu melahirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Menurutnya, salah satu fokus kegiatan adalah mengembangkan pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk bernilai ekonomi, memperkuat sektor peternakan, khususnya peningkatan populasi sapi, serta memberikan edukasi di bidang kesehatan dan pendidikan multikultural.

Selain itu, tim juga akan mendorong digitalisasi pemasaran produk lokal agar hasil usaha masyarakat memiliki akses pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi di kawasan transmigrasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Manokwari, Yusak Dowansiba, menjelaskan seluruh peserta akan ditempatkan di sejumlah distrik, di antaranya Prafi, Masni, Sidey, dan Warmare.

Selama pelaksanaan program, mereka akan tinggal bersama masyarakat guna memudahkan proses pendampingan dan pengumpulan data di lapangan.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan oleh tim Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2025.

Hasil yang telah dicapai pada program sebelumnya akan menjadi bahan pengembangan dalam pelaksanaan TEP tahun ini.

Pemerintah Kabupaten Manokwari menyatakan siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah.

Dukungan tersebut mencakup fasilitasi pelaksanaan riset, pendampingan teknis, hingga penyelenggaraan forum diskusi bersama pemangku kepentingan.

Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menilai kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan kawasan transmigrasi, termasuk pemetaan potensi wilayah, penguatan komoditas unggulan, serta model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Selama menjalankan tugasnya, Tim Ekspedisi Patriot UNAIR juga akan berkoordinasi dengan pemerintah distrik, aparat keamanan, dan berbagai elemen masyarakat agar setiap program yang dilaksanakan dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi warga di kawasan transmigrasi Prafi. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!