Suprihatin: “BPJS Kesehatan Bukan Hanya Kartu, Tapi Rasa Aman Saat Sakit”

Suprihatin, peserta JKN (Foto : Istimewa)

Manokwari, TopbNews.com— Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan oleh Suprihatin (50), peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Daerah, yang mengaku sangat terbantu dengan layanan kesehatan yang ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

mostbet

Suprihatin menuturkan pengalamannya saat harus menjalani operasi. Berkat JKN, seluruh biaya perawatan hingga pemulihan ditanggung penuh, tanpa mengeluarkan biaya pribadi.

“Saya bersyukur karena pelayanan BPJS Kesehatan sangat maksimal. Dari proses administrasi hingga perawatan, semuanya lancar. Dokter dan perawat pun sangat profesional,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelayanan yang diterima tidak pernah dibedakan dari pasien umum. Hal ini membuatnya semakin percaya bahwa prinsip gotong royong dalam JKN benar-benar bekerja.

Suprihatin pun mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini dengan menjaga status kepesertaan tetap aktif.

“Kalau kita sehat, kita bantu orang lain. Saat kita sakit, giliran kita yang terbantu. Inilah kekuatan gotong royong dalam JKN,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, dr. Dwi Sulistyono Yudo menjelaskan bahwa seluruh peserta JKN berhak mendapatkan layanan kesehatan yang lengkap, dari promotif hingga rehabilitatif, sesuai dengan indikasi medis.

“Dalam kondisi darurat, peserta bisa langsung datang ke IGD rumah sakit terdekat yang bekerja sama, tanpa perlu rujukan. Kami juga mempermudah layanan administrasi cukup dengan NIK di KTP,” jelas dr. Dwi.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa inovasi terus dikembangkan untuk mendekatkan layanan ke masyarakat. Salah satunya adalah kemudahan mengakses fasilitas kesehatan di luar faskes terdaftar hingga tiga kali dalam sebulan.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, BPJS Kesehatan berharap masyarakat terus merasakan manfaat layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara. Suprihatin hanyalah satu dari jutaan cerita sukses peserta JKN yang membuktikan bahwa kesehatan bukan lagi hak istimewa, tetapi hak bersama. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!