
Manokwari, Topbnews.com – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari merayakan usia emasnya yang ke-50 dengan menggelar konser di Stadion Sanggeng, Senin (17/2). Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum refleksi perjalanan panjang STIH dalam dunia pendidikan.
Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma, dalam sambutannya menekankan bahwa pencapaian institusi ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan berkat dukungan banyak pihak serta berkat campur tangan Tuhan.
“STIH berdiri bukan karena siapa ketuanya, tetapi sekarang giliran saya untuk membawa STIH lebih maju. Karena setiap masa ada pemimpinnya dan setiap pemimpin ada masanya”, ujar Filep di tengah suasana konser hiburan rakyat yang meriah.
Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi masyarakat Papua, mengajak generasi muda untuk menempuh pendidikan di daerah sendiri, mengingat Papua Barat memiliki berbagai institusi pendidikan tinggi berkualitas seperti STIH, UNIPA, STKIP, dan UNCRI.
“Kita tidak perlu ke luar Papua untuk menempuh pendidikan tinggi. Manfaatkan kampus-kampus yang ada di Papua Barat agar kita bisa bersama-sama membangun daerah ini”, katanya.
Selain itu, Filep juga mengingatkan para lulusan STIH untuk menjaga nama baik almamater mereka. Ia menegaskan bahwa lulusan STIH telah tersebar di berbagai sektor, dan penting bagi mereka untuk membuktikan kualitas serta dedikasi mereka dalam dunia kerja dan masyarakat.
“Jas merah STIH tidak ke mana-mana, tetapi ada di mana-mana. Di manapun kalian berada, jagalah kehormatan almamater. Jangan terjebak dalam miras, judi, atau pergaulan bebas, karena semua itu hanya akan menghancurkan masa depan kalian”, serunya dihadapan ribuan penonton yang padat dengan kawula muda.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, turut memberikan apresiasi terhadap perjalanan panjang STIH Manokwari. Ia menyebut bahwa keberadaan STIH selama 50 tahun merupakan bukti nyata kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas di Papua Barat.
“Pendidikan adalah jembatan untuk masa depan yang lebih baik. Meski tantangan dalam dunia pendidikan cukup kompleks, namun hasilnya sangat berdampak bagi kemajuan daerah”, ungkap Yorrys.
Ia berharap, di usia emas ini, STIH Manokwari semakin berkembang, menjaga kualitas pendidikannya, serta terus melahirkan lulusan yang berintegritas dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Papua Barat. (*/KY)