Stella Misiro : Dorong Penguatan Representasi Masyarakat Adat Dalam Perencanaan Otsus 2027

Sorong, TopbNews.com – Anggota DPRP Papua Tengah Jalur Pengangkatan Stella T.U. Misiro, S.Hut. mengapresiasi pelaksanaan PAPEDA Summit 2026 yang berlangsung di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Menurut Stella, summit ini menjadi momentum strategis pertemuan para pemimpin dan stakeholder Tanah Papua Raya untuk menyamakan arah pembangunan Papua ke depan. Ia berharap kegiatan ini dapat digelar rutin setiap tahun.
“Saya sangat mengapresiasi PAPEDA Summit ini. Ini menjadi momentum pertemuan para pemimpin di Tanah Papua Raya untuk bersama-sama membicarakan masa depan Papua,” ujar Stella.

Soroti Pra-Musrenbang Otsus 2027


Dalam sesi Plenary 1 bertema “6 Provinsi, Satu Masa Depan”, Stella menyoroti rencana Bappenas terkait pelaksanaan Pra-Musrenbang Otsus mulai 2027.

Ia menyambut baik rencana tersebut, namun menekankan pentingnya memastikan proses perencanaan memberi ruang bagi representasi masyarakat adat.

“Harapan saya, mulai tahun 2027 DPRP jalur pengangkatan di Papua Tengah dapat dilibatkan sebagai representasi masyarakat adat. Tidak hanya DPR jalur pengangkatan, tetapi juga perlu ada keterwakilan tokoh adat, pemuda, agama dan perempuan,” tegasnya.

Aspirasi Masyarakat Adat Harus Masuk Perencanaan


Stella menilai pembangunan dari dana Otsus tidak boleh hanya berorientasi fisik dan ekonomi, tetapi juga menjawab kebutuhan dan melindungi hak masyarakat adat.

“Masyarakat adat jangan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi bagian penting dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan keterlibatan berbagai unsur akan memperkaya perspektif kebijakan. Setiap kelompok memiliki kebutuhan berbeda yang harus mendapat ruang proporsional.

“6 Provinsi, Satu Masa Depan”


Stella menilai tema summit strategis. Terbentuknya 6 provinsi harus diikuti penguatan koordinasi agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Enam provinsi boleh punya karakteristik masing-masing, tetapi kita harus punya satu semangat dan satu tujuan untuk masa depan Tanah Papua yang lebih baik. Pembangunan harus berpihak nyata kepada masyarakat Papua, khususnya masyarakat adat,” katanya.

Poin Penting PAPEDA Summit 2026:

  • Lokasi: Sorong, Papua Barat Daya
  • Tema: “6 Provinsi, Satu Masa Depan”
  • Agenda: Rencana Pra-Musrenbang Otsus mulai 2027
  • Desakan: Libatkan DPRP Jalur Pengangkatan, tokoh adat, pemuda, agama, perempuan
  • Harapan: Summit jadi agenda rutin dan hasilkan rekomendasi konkret

Stella berharap semangat PAPEDA Summit 2026 memastikan pembangunan di Tanah Papua tidak hanya bicara pertumbuhan, tetapi juga keadilan, representasi, dan perlindungan hak masyarakat adat.(*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!