Soroti Piagam Penghargaan MURI untuk Pj Gubernur Papua Barat, George Dedaida : Saya Minta Dikoreksi

Manokwari, TopbNews.com – Ada yang menarik dari rangkaian kegiatan Pembentangan kain merah putih yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Barat, Rabu (14/8).

mostbet

Dimana Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan Rekor Dunia Piagam Penghargaan MURI kepada Penjabat Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, atas Rekor Pembentangan Rangkaian Kain Merah Putih Terpanjang di Manokwari, Ibukota Provinsi Papua Barat.

Pemberian Piagam Penghargaan itu, disoroti Ketua komisi I DPR Papua Barat, George Karel Dedaida. Ia menilai, piagam penghargaan rekor dunia tidak pantas diberikan kepada Penjabat Gubernur Papua Barat.

Menurutnya, yang pantas menerima piagam penghargaan rekor dunia muri tersebut adalah elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi.

“Rekor MURI ini saya heran. Yang saya lihat pada saat pembentangan bendera merah putih terpanjang itu semua masyarakat Manokwari yang berdiri berpanas-panasan, pegang bendera kemudian membuka bendera di pinggir jalan. Lalu kenapa piagam rekor muri diberikan kepada Penjabat Gubernur ? yang seharusnya diberikan, kepada masyarakat dong,” ucap George Dedaida kepada media ini, kamis (15/8).

George yang juga Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat mengingatkan kepada pemerintah daerah agar tidak memanfaatkan momen untuk mengangkat nama baik seseorang.

Menurutnya, antusiasme dan semangat elemen masyarakat yang terlibat langsung dalam menyukseskan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79, di Ibukota Provinsi Papua Barat itulah yang harus diapresiasi.

“Kita mau antusiasme masyarakat untuk mendukung kemerdekaan itu penting, bukan aparatur sipil negara (ASN) karena sebagai ASN sudah menjadi tanggung jawabnya untuk bela negara. Jadi harusnya penghargaan diberikan kepada masyarakat bukan penjabat gubernur”, ujarnya.

Selanjutnya, George minta agar Piagam Penghargaan Rekor Dunia Muri yang diberikan kepada Pj Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere dapat dikoreksi.

“Jadi saya minta itu harus dikoreksi”, pungkasnya.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!