Sentil Sikap Pilih Kasih, Pdt. Yandi: Kasih dan Keadilan Harus Sejalan

Bintuni, TopbNews.com – Pendeta Yandi Manobe, menegaskan kasih dan keadilan tidak boleh dipisahkan dalam kepemimpinan saat khotbah Kebaktian Penyegaran Iman HUT ke-28 Jemaat GKI Ebenhaezer Sigerau Bintuni, Senin malam (11/5/2026) di Lapangan Alun-Alun SP IV Argosigemerai.

Mengangkat tema “Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan” dari 2 Korintus 5:18–19 dan Mazmur 72:2–3, Pdt. Yandi mengkritik sikap pilih kasih lewat ilustrasi jenderal yang harus menghukum ibu kandungnya yang mencuri.

“Kalau hukum mamanya, dibilang tidak punya kasih. Kalau tidak dihukum, dibilang pemimpin tidak adil,” ujarnya. Solusinya: sang jenderal melepas jubah, memeluk ibunya tanpa melukai, namun tetap meminta hukum dijalankan.

“Kasih sejati tidak membenarkan kesalahan. Berani tegakkan kebenaran dengan hati penuh kasih. Keadilan harus bertemu kasih dalam keluarga, gereja, dan sosial,” tegasnya.

Ia juga ingatkan pentingnya satu tujuan dalam pelayanan. “Lebih baik tidur di tempat berbeda tetapi tujuan sama, daripada satu tempat tetapi tujuan berbeda,” katanya, disambut tepuk tangan jemaat.

Pdt. Yandi menutup dengan ajakan dewasa iman. “Orang bisa dewasa umur dan pikiran, tetapi belum tentu dewasa iman. Pertumbuhan iman itu penting.”

Ibadah dihadiri jemaat dari berbagai wilayah Teluk Bintuni. HUT ke-28 ini jadi momentum memperkuat persekutuan dan semangat pelayanan. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!