Sembako Murah Jadi Incaran Mahasiswa, Jualan Kekinian Justru Kalah Pamor

Manokwari, TopbNews.com – Salah satu mahasiswa Universitas Papua, Yulinda, menyampaikan rasa senangnya dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di Bazar UMKM Jumat Cuan yang digelar di halaman Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Jumat, 5 Desember 2025.

Ia datang ke bazar untuk membeli sembako yang diperlukan selama tinggal di kos.

Yulinda mengaku harga sembako yang tersedia di bazar jauh lebih murah dibandingkan harga di luar kampus.

“Saya sebagai mahasiswa rantau yang datang ke Manokwari untuk kuliah, sangat senang mendengar bazar ini. Karena adanya bazar ini saya bisa mendapatkan harga sembako yang berbeda dengan yang saya beli di luar,” ujarnya.

Meski terbantu dengan harga yang lebih murah, Yulinda berharap pelaksanaan bazar ke depan dapat lebih diperhatikan dari sisi cuaca, terutama saat musim hujan. Cuaca yang kurang mendukung membuat kegiatan yang seharusnya dimulai pukul 08.00 WIT menjadi tertunda.

“Menurut saya, kalau bazar dilakukan pada musim hujan seperti ini, mungkin lebih baik dilakukan di dalam ruangan,” sarannya.

Selain sembako, bazar tersebut juga menghadirkan berbagai jenis dagangan lain seperti minuman minuman kekinian, dan produk UMKM lokal lainnya. Namun, Yulinda menegaskan bahwa kedatangannya kali ini memang fokus untuk membeli sembako karena kebutuhan pokoknya di kos-kosan lebih mendesak.

Ia juga menyampaikan harga sembako murah menjadi alasan utama dirinya memprioritaskan belanja kebutuhan tersebut.

Kehadiran berbagai pilihan produk di bazar ini turut menarik perhatian banyak mahasiswa. Meski demikian, bagi sebagian pengunjung seperti Yulinda, program pangan murah memiliki daya tarik tersendiri karena dapat membantu mereka menekan pengeluaran sehari-hari.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin agar mahasiswa, khususnya yang tinggal di kos, dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan harga yang lebih terjangkau.

Bazar UMKM Jumat Cuan diharapkan tidak hanya membantu mahasiswa, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka. Kegiatan seperti ini dinilai dapat meningkatkan interaksi antara mahasiswa dan UMKM sekaligus memperkuat dukungan kampus terhadap ekonomi lokal. (TOP-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!