Sebanyak 1 Ton 711kg Sampah Berhasil Dikumpulkan, Ketua YAAPP Pertanyakan Perda Pengelolaan Sampah

Manokwari, TopbNews.com – Sebanyak 1 Ton 711 kg sampah berhasil dikumpulkan oleh peserta Aksi Pungut Sampah di Perairan Teluk Doreri dan Sawaibu oleh Yayasan Anak Air Pulau Papua (YAAPP).

mostbet

Ketua Yayasan Anak Air Pulau Papua (YAAPP), Yan Rumbewas menyampaikan, sampah sebanyak itu di muat menggunakan mobil sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Mewakili teman-teman, yang kami masyarakat tahu yang namanya Perda Sampah tapi kami tidak pernah tahu tindakan Perda Sampah. Untuk itu pesan kami semoga pemerintah bisa memecahkan masalah dan menegakkan Perda tersebut” ujarnya saat memberikan laporan kegiatan di pantai Pasir Putih Manokwari, Sabtu (31/5).

Menurutnya, Pemerintah Daerah juga harus memperhatikan saluran air seperti selokan maupun parit yang ada di dalam kota serta menempatkan tempat sampah agar sampah yang berasal dari rumah tangga tidak langsung terbuang ke laut.

“Kami mohon pemerintah memperhatikan saluran-saluran air yang mengalir di laut seperti parit selokan dan lain-lainnya kalau bisa ada bak sampah biar sampah itu tidak terjun langsung ke laut dan yang terakhir kalau bisa pemerintah bantu fasilitasi lingkungan untuk selalu dan tetap eksis minimal aksi 1 bulan sekali untuk melakukan aksi pungut sampah di laut”, katanya.

Diketahui, sebanyak 46 organisasi telah mendaftar ke panitia namun yang terlibat dalam aksi hari ini adalah 43 organisasi.

“Walaupun basah kuyup tapi masih mau bergerak itu luar biasa. Jumlah 430 peserta ini di luar kehadiran TNI dan Polri serta Basarnas. Terima kasih buat teman-teman yang sudah terlibat hari ini”, ucapnya.

Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma juga mendukung penuh tentang penegakkan Peraturan Daerah terkait pengelolaan sampah.

“Kami juga ada terus berupaya untuk membantu pemerhati lingkungan untuk menegakkan PERDA Sampah di daerah”, ujarnya.

“Sebenarnya lingkungan ini sudah bersih tapi karena ulah kita sendiri manusia yang makan apa saja kita buang dan tidak perhatikan sampahnya, kita buang sampah sembarangan akhirnya sampah tersebar dimana-mana dan
dampaknya kita alami sendiri”, sambungnya menambahkan.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar menjaga dan menghargai lingkungan dengan membuang sampai pada tempatnya.

“Kita nanti rapat dengan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pariwisata harus dibagi dua dimana ada yang mengurus spot wisata di darat terus ada juga yang mengurus di bagian laut. Supaya ada petugas yang bertugas menjaga kebersihan di laut dan di darat, dan bisa juga rekrut masyarakat untuk membantu dan kerja di beberapa titik yang ditentukan”, pungkasnya.

Ia berharap, dengan terkumpulnya 1 Ton 711 kg sampah ini dapat semakin meningkatkan kesadaran terhadap masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terlebih khusus sampah plastik dan juga menjadi evaluasi terhadap Pemerintah Daerah dalam pengendalian sampah. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!