
Bintuni, TopbNews.com – Ketua Dewan Pimpinan BMP Provinsi Papua Barat Samuel Mandowen resmi melantik pengurus DPC Barisan Merah Putih Kabupaten Teluk Bintuni di Aula Kantor KPU, Jumat (28/8/2026).
Pelantikan menjadi momentum BMP memperkuat organisasi dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Samuel menegaskan pelantikan bukan sekadar seremoni. Pengurus harus segera bekerja dan menunjukkan eksistensi BMP lewat program dan aksi nyata.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, ini merupakan awal dari tanggung jawab dan pengabdian,” tegasnya.
Ia meminta pengurus menjalankan amanah dengan loyalitas, integritas, dan ketulusan. BMP juga diminta tidak hanya aktif saat ada kepentingan.
“Barisan Merah Putih harus hadir setiap saat, mendengar aspirasi masyarakat, memperjuangkan kepentingan generasi muda serta ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Samuel menyebut Teluk Bintuni punya potensi besar yang harus menjadi peluang generasi muda. BMP diminta membuka ruang bagi anak muda untuk berkarya dan menjadi pelaku utama pembangunan, bukan hanya penonton.
Kekuatan organisasi, menurutnya, ada pada kemampuan kader membangun komunikasi dan memberi manfaat nyata. Ia juga mengingatkan agar kader menjaga kekompakan.

“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi harus satu tujuan yaitu membangun organisasi yang kuat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Samuel menegaskan BMP Papua Barat berkomitmen bersinergi dengan Pemda, lembaga adat, tokoh agama, pemuda, dan dunia usaha.
“Kita tidak boleh jadi organisasi yang pandai mengkritik. Kita harus mampu memberi gagasan, solusi dan kerja nyata. Masyarakat butuh bukti, bukan janji,” katanya.
Ia juga mengulas sejarah perjuangan BMP memperjuangkan keterwakilan OAP di legislatif melalui judicial review UU Otsus 2001 hingga putusan MK Nomor 116/PUU-VII/2009.
“Jaga nama baik organisasi, jaga kepercayaan masyarakat, dan jadikan BMP Teluk Bintuni sebagai rumah bersama untuk berproses, belajar, berkarya dan mengabdi,” pesannya.
Pelantikan ditutup dengan yel: “BMP bersatu, BMP bangkit, BMP bergerak untuk Papua Barat.” (*)
Penulis: Marthina Marisan