
Manokwari, TopbNews.com — Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Robert Hammar, hadir sebagai salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemerintah Dalam Menyediakan Makanan Bergizi Bagi Anak-anak Sekolah di Provinsi Papua Barat” yang digelar di Manokwari, Kamis (14/8/2025).
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya aturan yang tepat namun fleksibel, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lokal.
“Jika tidak mengikuti aturan, bisa terjadi penyalahgunaan. Namun, aturan juga harus menyesuaikan kondisi setempa agar program ini efektif”, ujar Robert Hammar.
Menurutnya, penyediaan makanan bergizi di sekolah tidak cukup hanya mengikuti regulasi nasional. Masukan dari guru, orang tua, dan masyarakat lokal perlu menjadi pertimbangan, agar menu yang disediakan benar-benar sesuai kebutuhan gizi siswa.
Ia mencontohkan pengaturan porsi karbohidrat dengan memadukan nasi, sagu, atau bahan pangan lokal lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi.
Selain itu, Robert Hammar mengingatkan bahwa meskipun gizi penting, pemerintah juga harus memperhatikan kebutuhan pendidikan lain di Papua Barat.
Ia mengapresiasi adanya program nasional di bidang gizi sekolah, namun mendorong agar program tersebut terintegrasi dengan inisiatif lokal seperti Sekolah Rakyat oleh Rakyat yang dapat menjadi solusi tambahan.
“Komunikasi yang tepat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sangat penting agar kebutuhan pendidikan dan gizi anak-anak di Papua Barat dapat terpenuhi”, tegasnya. (*)
Penulis : Rian Lahindah