
Manokwari, TopbNews.com – Sejak pagi ratusan tenaga honorer memadati halaman Kantor Bupati Manokwari pada Senin (23/9/2025). Hingga sore sekitar pukul 17.30 WIT massa masih menunggu untuk bertemu dengan Bupati Manokwari.
Mereka menuntut pembayaran hak yang sudah sembilan bulan belum direalisasikan pemerintah daerah.
Dalam orasinya, para pendemo menyuarakan kekecewaan atas keterlambatan pembayaran yang mereka nilai berdampak serius terhadap kebutuhan hidup sehari-hari.
Beberapa perwakilan massa menyebut, selama ini mereka harus menanggung beban ekonomi keluarga tanpa adanya kepastian dari pemerintah.

“Kami datang ke sini bukan untuk buat keributan, tapi menuntut hak kami yang sudah lama tertunda. Sembilan bulan bukan waktu yang singkat. Kami minta ada kejelasan hari ini”, ujar salah seorang koordinator aksi.
Selain soal pembayaran hak, massa juga menyoroti Hasil Tes CPNS dan P3K 2021 yang dianggap tidak transparan.
Di tengah aksi, anggota DPRK Manokwari, Trisep Kambuaya yang secara tak sengaja di hadang massa, mencoba menenangkan massa. Ia mengaku memahami keresahan masyarakat, namun meminta agar pendemo bersabar menunggu penjelasan resmi dari Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang saat itu sedang mengikuti pertemuan dengan Anggota DPR RI Komisi XIII, Yan Mandenas bersama Jajaran Pemkab Manokwari, Forkopimda, DPRK, serta tokoh masyarakat.

“Bapak Bupati sedang berada dalam pertemuan resmi. Setelah selesai, beliau akan hadir memberikan keterangan langsung kepada bapak-ibu sekalian. Kami mohon agar kita semua bersabar menunggu, supaya aspirasi ini bisa ditindaklanjuti dengan baik”, ujar Trisep di hadapan massa.
Pernyataan tersebut memicu reaksi beragam. Sebagian massa menyatakan siap menunggu, sementara lainnya tetap mendesak adanya kepastian waktu dan kejelasan pembayaran hak. Meski begitu, aksi berjalan kondusif dengan pengamanan aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di sekitar lokasi. (*)
Penulis : Marthina Marisan