Raih Kursi Terbanyak, Partai GOLKAR Pemegang Palu Pimpinan DPRD Papua Barat

(Foto : Istimewa)

Manokwari, TopbNews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Hasil Pemilu Tahun 2024.

Rapat pleno yang berlangsung di Aula KPU Papua Barat, Husni Kamil Manik, Jumat (14/6/2024) malam, dipimpin Ketua KPU, Paskalis Semunya dan tiga komisioner yakni Abdul Halim Shidiq, Abdul Muin Salewe, dan Endang Wulansari. Turut hadir sejumlah wakil partai politik dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat.

Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya dalam pembukaan pleno mengatakan, Penetapan ini merupakan puncak dari tahapan Pemilu 2024 yang dimulai sejak Juni 2022.

“Meski ada tiga objek sengketa yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi sudah diputuskan sehingga bisa dilakukan penetapan,” katanya.

Dikatakan Paskalis Semunya, Penetapan kursi di DPRD Provinsi Papua Barat menjadi dasar untuk tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang akan berlangsung 27 November 2024.

“Penetapan perolehan kursi ini merupakan jaminan atas keabsahan mencalonkan Gubernur Papua Barat”, ujarnya dalam Rapat Pleno yang disiarkan secara Live Streaming di Channel Youtube KPU Papua Barat.

Perolehan Kursi Partai Politik

Berdasarkan Penetapan Perolehan Kursi, Partai Golongan Karya (GOLKAR) merupakan partai dengan perolehan suara terbanyak dan menduduki 7 kursi di DPRD Papua Barat, sama halnya dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Namun partai berlambang pohon beringin ini unggul dengan perolehan suara terbanyak yakni 61.647 suara, sehingga berhak menjadi Ketua DPRD Papua Barat periode 2024 – 2029.

(Sumber : Instagram KPU Provinsi Papua Barat)

Di Dapil Papua Barat 1, dari alokasi 12 kursi, Partai GOLKAR meraih urutan pertama dengan total suara 15.855, dan dengan pembagian 3 mendapatkan 2 kursi. Kemudian disusul PDI-P dengan jumlah suara 15.727 dan perolehan 2 kursi, selanjutnya Partai NasDem di peringkat ketiga dengan perolehan suara 15.472 yang dibagi 3 sehingga mendapatkan 2 kursi.

Partai Gerindra di peringkat keempat dengan perolehan suara 13.128 dan mendapat 1 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan perolehan suara 10.876 memperoleh 1 kursi, serta peringkat keenam Partai Demokrat dengan perolehan suara 8.107 untuk 1 kursi. Berikutnya peringkat ketujuh Perindo dengan perolehan suara 7273 dan mendapat 1 kursi, peringkat kedelapan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan suara 6.095 dan mendapat 1 kursi, peringkat kesembilan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan perolehan suara 5.330 dan meraih 1 kursi.

Dapil Papua Barat 2, dari alokasi 5 kursi masing-masing Partai GOLKAR meraih peringkat pertama dengan torehan suara 15.444 meraih 1 kursi, peringkat kedua Partai NasDem dengan perolehan suara 8.504 meraih 1 kursi, kemudian Partai Demokrat peringkat ketiga dengan perolehan suara 8.372 mendapat 1 kursi. Selanjutnya PKB di urutan keempat dengan suara 8.150 untuk 1 kursi, dan PDI-P berada di peringkat kelima dengan perolehan suara 7.543 meraih 1 kursi.

Dapil Papua Barat 3, dengan pembagian alokasi 5 kursi di antaranya Partai GOLKAR meraih peringkat pertama dengan perolehan suara 11.971 dan menduduki 1 kursi, peringkat kedua, PDIP meraih suara 5.279 untuk 1 kursi. Kemudian disusul Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berada di peringkat ketiga dengan perolehan suara 4.974 dan meraih satu kursi, selanjutnya di posisi keempat, Partai Perindo dengan perolehan suara 4.761 meraih 1 kursi, dan NasDem urutan kelima, meraih suara 4.459 untuk 1 kursi.

Dapil Papua Barat 4, dengan alokasi 6 kursi masing-masing PDI-P sebagai peraih suara terbanyak dengan torehan suara 8.512 untuk 2 kursi, kemudian PKB di urutan kedua dengan meraih suara 7.513 untuk 1 kursi. Berikutnya Partai GOLKAR di urutan ketiga meraih suara 5.935 untuk 1 kursi, dan Partai Gerindra dengan suara 5.634 untuk 1 kursi.

Dapil Papua Barat 5, dengan alokasi 7 kursi masing-masing Partai, GOLKAR berada di peringkat pertama dengan perolehan suara 12.442 meraih 2 kursi, peringkat kedua Partai NasDem meraih suara 6.494 untuk 1 kursi, dan peringkat ketiga Partai Gerindra meraih suara 5.758 untuk 1 kursi. Selanjutnya peringkat keempat PAN dengan perolehan suara 5.535 meraih 1 kursi, peringkat kelima Partai Demokrat dengan perolehan suara 4.636 untuk 1 kursi, dan PDI-P dengan perolehan suara 3.529 untuk 1 kursi.

Dengan demikian, Partai GOLKAR meraih total 7 kursi dari 5 dapil di Papua Barat, PDI-P juga meraih 7 kursi. Sementara Partai NasDem 5 kursi. Untuk PKB, Partai Gerindra, PAN, dan Partai Demokrat masing-masing meraih 3 kursi. Sedangkan Partai Perindo meraih 2 kursi, serta PKS dan PPP meraih masing-masing 1 kursi di DPRD Papua Barat.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!