Puskesmas Sowi Fokus Tangani 2 Anak Stunting, 1 Tubercolosis

Pemberian Makanan Tambahan Bergizi oleh Petugas puskesmas Sowi kepada salah satu Anak Stunting ( Foto: Marthina/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Setelah sukses menangani 7 anak stunting, Puskesmas Sowi kini fokus menangani 2 anak tersisa, dimana salah satu anak memiliki penyakit Tuberkulosis (TB),

mostbet

“Jadi dari dari tujuh anak yang kami nyatakan bebas dari stunting ada 2 anak yang perkembangannya belum mengalami perubahan dimana salah satunya menderita Tuberkulosis atau TB,” ujar Kepala Puskesmas Sowi, Gerda Boseren, Selasa (3/10).

Menurutnya, untuk mengatasi masalah stunting pada satu anak yang mengidap Tuberkulosis, Puskesmas Sowi telah berupaya untuk melakukan penanganan dengan pemberian obat program dan didukung dengan pemberian makanan bergizi.

“Untuk satu anak yang menderita tuberkulosis ini kami sudah berikan obat program TB untuk dikonsumsi dan kami juga terus mendorong dengan memberikan makanan tambahan yang bergizi untuk membantu menjaga kestabilan kondisi fisik dari anak tersebut,” jelasnya.

Gerda menambahkan, bila perkembangan status kedua anak tersebut tidak berubah hingga masa waktu intervensi yang diberikan pemerintah daerah yaitu 90 hari berakhir maka Puskesmas Sowi akan terus melanjutkan program penanganan stunting pada anak-anak tersebut.

“Dari program pemerintah waktu Intervensi itu selama 90 hari namun sampai sekarang 2 anak kami di puskesmas sowi ini belum mengalami perubahan, walaupun demikian kami akan terus berusaha untuk keduanya agar bisa pulih,” kata Gerda sembari menambahkan, meski berada di wilayah perkotaan namun banyak faktor yang menyebabkan anak terkena stunting.

“Faktor utama pola asuh, lingkungan, asupan gizi yang kurang dan juga faktor ekonomi” ucapnya.

Lebih lanjut kata Gerda, untuk pendanaan program penanganan stunting selama 90 hari berjalan ini bersumber dari PKK Kabupaten Manokwari Febelina Wondiwoy dan jika program itu berakhir maka pembiayaan penanganan stunting kedua anak tersebut akan dilanjutkan menggunakan dana BOK di Puskesmas Sowi.

“Kami di puskesmas sowi menerima bantuan dana untuk penanganan stunting ini dari Ketua PKK kabupaten Manokwari, Ibu Febelina Indou namun jika program ini berakhir maka puskesmas sowi akan mengembalikan kedua anak tersebut untuk masuk dalam dana BOK Puskesmas agar tetap dilakukan penanganan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!