
Manokwari, TopbNews – Ketua Umum PSSI yang baru terpilih, Erik Tohir menegaskan tekadnya untuk memberantas dan menyatakan perang dengan para mafia sepakbola. Sanksi-sanksi tegas kepada para pelaku pengaturan skor siap diberikan. Bukan hanya akan memerangi pelaku pengaturan skors, tapi juga akan membenahi persepakbolaan nasional.
“Sudah saatnya kita mengibarkan bendera perang terhadap mafia bola. Ini sudah jadi benalu dan berlarut-larut. Tidak hanya terjadi di liga-liga. Tapi juga sudah merambah kepada timnas kita. Tidak cukup hanya bicara-bicara saja. Kita harus ambil tindakan,” tegas Erik Tohir saat menggelar jumpa pers di Jakarta bersama Kapolri dan Menpora, Minggu (19/1).
Sejumlah sanksi bagi pelaku yang ketahuan sudah disiapkan. Mulai dari hukuman ringan hingga yang terberat, yakni larangan aktif di sepakbola seumur hidup. “Kita sudah komunikasikan dengan FIFA. Sanksi yang akan diberikan, juga berlaku di semua anggota FIFA,” tandas Menteri BUMN ini.
PSSI menargetkan di musim depan, aturan terkait sanksi bagi pelaku pengaturan skors sudah diberlakukan. Erik sendiri optimis aka nada perubahan di sepakbola jika para mafia pengatur skor bisa diatasi.
Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo menyataka kesediaanya mendukung sepenuhnya program PSSI memerangi mafia bola. Kepolisian, menurut Kapolri, sudah melakukan sejumlah langkah. Salah satunya adalah memaksimalkan peran Satgas Mafia Bola yang telah dibentuk sejak 2018 silam. “Polri siap mendukung program PSSI. Kita akan kawal semua pertandingan yang digelar PSSI. Kita berharap jika ini mampu kita atasi, maka timnas kita bisa meraih prestasi yang maksimal,” kata Kapolri.
Hal senada juga disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali. Menurut Menpora, pemerintah siap mendukung upaya PSSI membenahi sepakbola tanah air. Pemerintah, lanjut Zainudin, sangat ingin melihat sepakbola tanah air memberikan prestasi yang membanggakan.
“Presiden ingin sepakbola kita maju. Untuk itu, presiden bahkan sudah menyiapkan peraturan presiden. Setelah disempurnakan, maka kami dengan PSSI akan langsung bekerja. Kita akan dukung penuh apa yang dibutuhkan PSSI,” tambah Zainudin. (*)
Penulis: Sidarman