Polda Papua Barat Siaga, 3 Daerah Rawan KARHUTLA Diwaspadai

Manokwari, TopbNews.com – Polda Papua Barat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apel siaga digelar di Mapolda dengan pengecekan personel dan peralatan oleh Wakapolda Brigjen Pol. Sulastiana.

Apel melibatkan personel Polri bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, dan instansi terkait. Ini langkah antisipasi sekaligus memperkuat sinergi untuk mencegah dan menangani karhutla secara cepat dan terpadu.

Wakapolda menyebut tiga daerah yang rawan karhutla, yakni Kabupaten Pegunungan Arfak, Fakfak, dan Manokwari Selatan.

Ancaman nyata sudah terjadi. Di Fakfak, data BPBD mencatat kebakaran di Distrik Bomberay dan Tomage sejak Juni–Juli 2026 menghanguskan sekitar 75 hektare lahan.

Di Teluk Bintuni, 3 titik api terdeteksi di Jalan Tuasay dan 2 titik di Kampung Rosip pada 10 Agustus 2026.

Polda memastikan personel dan peralatan siaga. Langkah pencegahan difokuskan pada patroli, monitoring, dan deteksi dini di titik rawan.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan juga diperkuat agar api bisa dipadamkan sebelum meluas.

“Kami imbau masyarakat jangan membuka lahan dengan cara membakar. Segera laporkan jika melihat titik api agar bisa ditangani sedini mungkin,” pesan Sulastiana.

Dengan kesiapsiagaan ini, Polda Papua Barat berharap dampak karhutla dapat ditekan dan lingkungan tetap terjaga. (*/TOP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!