PKK dan Posyandu Pilar Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat

Manokwari, TopbNews.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, menegaskan PKK dan Posyandu merupakan dua pilar penting dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat di daerah.

mostbet

“Kita menyadari bahwa keluarga memang unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki pengaruh besar terhadap masa depan bangsa,” ujar Febelina di acara pelantikan Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari, Sabtu (5/7/2025).

Febelina menyebut, keberadaan PKK bertujuan memberdayakan perempuan dan keluarga agar mandiri secara ekonomi, memiliki keterampilan, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan.

Lebih lanjut, Febelina menilai Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar, karena mampu menjangkau masyarakat hingga pelosok distrik dan kampung.

Ia mengajak seluruh pengurus menjadikan 10 Program Pokok PKK sebagai landasan menyusun gerakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ketika perempuan bergerak, keluarga menjadi kuat. Dan ketika keluarga kuat, masyarakat akan menjadi sejahtera,” tuturnya.

Usai melantik jajaran Ketua dan Pengurus TP PKK serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari, Bupati Hermus Indou menekankan PKK dan Posyandu adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, gizi, serta pemberdayaan perempuan dan lansia.

“PKK dan Posyandu bukan hanya mitra, tetapi juga motor penggerak di lapangan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Mereka berperan penting dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas SDM sejak dini,” ujar Hermus.

Bupati menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk tokoh agama, adat, dan RT/RW, guna memperkuat sistem layanan kesehatan dasar dan mempercepat pencapaian indikator pembangunan manusia.

Menurutnya, Tim Pembina Posyandu memiliki tanggung jawab besar, mulai dari peningkatan kapasitas layanan kesehatan dasar, perluasan cakupan imunisasi, pelayanan ibu dan anak, hingga penguatan upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!