
Manokwari, TopbNews.com – Meski menghadapi tantangan geografis yang tidak mudah, penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako di wilayah kerja Kantor Pos Manokwari berhasil mencapai 98 persen.
Capaian ini diraih berkat kerja keras para petugas yang menjangkau daerah-daerah terpencil di Lima Kabupaten Papua Barat sejak awal Juli 2025.
Executive Manager Kantor Pos Manokwari, Dominius Harmoko Pandiangan, menyampaikan bahwa sejak dimulai pada 3 Juli hingga 18 Juli 2025, sebanyak 17.243 dari total 17.551 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima haknya.
“Hanya tersisa 308 KPM yang belum tersalurkan, sebagian karena kendala administratif seperti penerima yang sudah meninggal dunia atau beralih status menjadi ASN”, ujarnya di Manokwari, Jumat (18/7/2025).
Dominius mengungkapkan bahwa proses distribusi tidak hanya dilakukan di kantor pos, tetapi juga melalui sistem komunitas di titik-titik yang disepakati bersama aparat kampung, bahkan hingga penyaluran langsung ke rumah-rumah warga.

“Untuk lansia dan penyandang disabilitas, kami pastikan bansos tetap sampai di tangan mereka dengan cara penyaluran langsung ke rumah”, katanya.
Bantuan sembako yang diterima warga senilai Rp1 juta, terdiri dari Rp600.000 untuk jatah tiga bulan (April–Juni) dan penambahan Rp400.000 sebagai penebalan.
Sementara itu, bantuan PKH memiliki nominal yang bervariasi tergantung kondisi masing-masing keluarga penerima.
Menariknya, untuk tahap II tahun ini, Kabupaten Manokwari tidak masuk dalam daftar wilayah penerima bansos.
“Kami belum mendapat penjelasan resmi soal itu, namun pada tahap I sebelumnya, Manokwari masih mendapat alokasi sekitar 35 ribu KPM”, terangnya.
Seluruh penerima diwajibkan membawa undangan resmi dan melakukan verifikasi identitas saat pencairan.
Di tengah keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi, Dominius memberikan apresiasi kepada para petugas pos dan pemangku kepentingan yang telah mendukung suksesnya distribusi hingga ke pelosok.
“Capaian ini bukan hal mudah, tetapi berkat kerja sama dan semangat pelayanan kepada masyarakat, kami bisa mencapai angka 98 persen. Mudah-mudahan sisanya segera tersalurkan”, tutupnya. (*)
Penulis : Marthina Marisan