
Sorong, TopbNews.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem, Petrus Kasihiw, resmi mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya kepada Tim Penjaringan Partai Demokrat PBD, Sabtu (11/5) pagi.
Menjadi satu-satunya kandidat yang mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur PBD di Partai Demokrat, ini merupakan komitmen politisi NasDem Petrus Kasihiw (PK) untuk mendampingi Ketua DPD Partai berlambang Mercy, Abdul Faris Umlati (AFU) untuk bertarung di Pilkada serentak tanggal 27 November 2024 mendatang.
Kedatangan Kandidat Balon Wagub, Petrus Kasihiw diterima Tim Penjaringan Balon KADA didampingi Wakil Ketua DPD Partai Demokrat, Marthinus Abraham Nasarany dan Sekretaris DPD PBD, Jongky Roberto Fonataba di Sekretariat Demokrat Jalan Basuki Rahmat, Kota Sorong.
Proses penyerahan formulir pendaftaran Bakal Calon Wakil Gubernur dari Petrus Kasihiw kepada Ketua tim penjaringan DPD Partai Demokrat Izak Rahareng pun berlangsung dan resmi diterima untuk diproses ke DPP.
Ketua Tim Penjaringan Balon KADA Partai Demokrat Provinsi Papua Barat Daya, Izak Rahareng mengatakan, dokumen bakal calon Wagub ini akan diproses dan ditindaklanjuti ke Ketua Majelis Tinggi, Susilo Bambang Yudhoyono melalui Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat.
“Pak Petrus Kasihiw merupakan satu-satunya balon Wakil Gubernur yang melamar di DPD Partai Demokrat Papua Barat Daya dan dipastikan menjadi pilihan Ketua DPD Partai Demokrat PBD Pak AFU sehingga kami segera proses berkas ini ke Majelis Tinggi Partai Demokrat melalui DPP”, jelas Izak Rahareng.
Sementara, Kandidat Balon Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Petrus Kasihiw mengatakan, dengan mengembalikan formulir ke Partai Demokrat maka dirinya sudah siap lahir bathin mendampingi Bupati Raja Ampat dua periode Abdul Faris Umlati untuk maju bertarung dalam pesta demokrasi akhir November mendatang.
“Saya sudah siap mendampingi Bapak Abdul Faris Umlati sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya jika Tuhan berkenan. Namanya di Partai Politik itu dinamis jadi segala keputusan kita kembalikan kepada DPP Partai Demokrat dan NasDem, apapun keputusan Partai kami sebagai kader siap melaksanakan”, ucap Kasihiw.
Dengan perolehan kursi legislatif, Partai Demokrat 5 dan NasDem 4 maka 9 Kursi sudah bisa mengusung pasangan AFU – PIT (API) di Pilgub Papua Barat Daya, namun tidak menutup kemungkinan dua partai besar di senayan ini bakal berkoalisi dengan partai politik lainnya.
“Didalam perjuangan besar ini kita membuka diri kepada partai politik lain yang punya kursi di DPR Papua Barat Daya, Pak AFU sudah masukan formulir lamaran kepada partai politik yang lain saya juga sudah masukan lamaran ke Hanura, PDI Perjuangan ada juga partai yaing sudah komunikasi seperti PKB, PKS, semuanya sedang berproses kita berharap menjadi bagian dalam koalisi”, pungkasnya. (*/Tesan)