
Manokwari, TopbNews.com – UPBU Kelas II Bandara Rendani Manokwari memprioritaskan pembangunan terminal penumpang baru dalam rencana pengembangan bandara. Sementara perpanjangan landasan pacu (runway) dari 2.300 meter menjadi 2.500 meter akan dilakukan pada tahap selanjutnya.
Kepala UPBU Bandara Rendani, Herman Sujito, mengatakan sesuai master plan, runway masih perlu ditambah sekitar 200 meter. Selain itu juga akan dibangun area clearway sepanjang 250 meter untuk mendukung keselamatan operasional.

“Untuk mewujudkan pengembangan tersebut, kami masih membutuhkan lahan sekitar 400 meter ke arah kawasan Polisi Tidur 13,” ujar Herman, Rabu (22/7/2026).
Terminal Baru Jadi Prioritas
Bandara Rendani juga akan membangun terminal penumpang baru seluas 18.900 meter persegi dengan 2 lantai. Terminal ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan menampung pertumbuhan penumpang di Papua Barat.
Herman menjelaskan pembangunan terminal menjadi prioritas karena kondisi runway saat ini masih memadai. Dengan panjang 2.300 meter, Bandara Rendani sudah mampu melayani pendaratan pesawat berbadan besar seperti Boeing 737-900 milik Lion Air dan Garuda Indonesia.
“Karena itu, prioritas kami saat ini adalah pengembangan terminal penumpang agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Sementara perpanjangan runway akan dilaksanakan sesuai tahapan setelah seluruh persyaratan, termasuk penyediaan lahan, dapat dipenuhi,” kata Herman.
Pengembangan Bandara Rendani diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi udara, memperkuat konektivitas Papua Barat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut. (*/TOP-01)