Pemuda dan Mahasiswa Demo Tuntut Pembubaran DPR, Pemkab Manokwari Imbau Tetap Tenang

Manokwari, TopbNews.com – Puluhan pemuda dan mahasiswa Manokwari, Selasa (2/9) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus Unipa dan di Lampu merah Makalo untuk menyampaikan aspirasi menuntut pembubaran DPR.

Meski begitu, pemerintah daerah memastikan aktivitas lainnya tetap berjalan normal dan situasi dipantau secara ketat.

Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, saat di temui awak media di Swiss-Belhotel Manokwari, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Plt Sekda Manokwari, Jan Ayomi, terkait kondisi terkini.

Pemerintah Kabupaten Manokwari sebelumnya telah mengeluarkan beberapa surat himbauan kepada warga, termasuk pemberitahuan untuk belajar dari rumah.

Selain itu, surat juga disampaikan kepada Kapolresta agar memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya pada berita hoaks dan ajakan yang berpotensi menimbulkan keramaian tanpa tujuan jelas.

“Jika warga ingin menyampaikan aspirasi, kami tetap memberikan ruang. Kapolda juga telah menginstruksikan bahwa longmars tidak diperbolehkan, tetapi kegiatan lain tetap bisa dilakukan. Bahkan jika ingin melakukan aksi jalan kaki, pemerintah akan menyiapkan kendaraan”, ujar Mugiyono.

Mugiyono menekankan pentingnya kehati-hatian bagi warga Manokwari. Aspirasi bisa disampaikan dengan cara yang tidak melanggar hukum, termasuk mengunjungi kantor provinsi atau kabupaten untuk bertemu langsung dengan pejabat.

Ia juga mengingatkan agar demo dilakukan dengan tertib, tanpa merusak fasilitas umum maupun fasilitas pribadi.

Terkait keamanan di kantor pemerintahan, Mugiyono mengatakan, khusus di Manokwari, sejak kemarin kantor DPRD dan Kantor Bupati dijaga oleh TNI AD dari Batalyon 761 selama 24 jam dan akan tetap berjaga hingga situasi dinyatakan aman. Saat ini rutinitas kerja di lingkungan Pemkab tetap berjalan normal.

Aparatur sipil negara diimbau masuk kantor sesuai arahan Bupati dan tetap melayani masyarakat. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!