Pedagang di Pulau Mansinam Harap Ada Tempat Jualan Permanen

Masyarakat yang menjejakkan dagangan di sekitar pusat perayaan PI, 5 Februari di pulau Mansinam. (Foto.Topbnews)

Manokwari, TopbNews – Setiap tahun, tepatnya 5 Februari ribuan orang datang ke Pulau Mansinam. Tidak hanya untuk beribadah, tapi juga sekedar berkunjung menikmati pesona Pulau Mansinam. Kesempatan ini pun rupanya menjadi kesempatan masyarakat untuk mengumpulkan rejeki.

Berbekal tempat sederhana, berupa atap terpal, bertiang kayu buah dan dinding baliho. Sejumlah pedagang pun menjajakan dagangan bagi pengunjung yang datang.

Kedatangan pengunjung di hari perayaan, membuat dagangan mereka laris manis. Hasil mereka pun naik berlipat. Seorang pedagang mengaku bisa meraup keuntungan mulai dari Rp.500 ribu hingga Rp.1 juta per hari.

“Puji Tuhan jualan kami hari ini baik dan lumayan laku,” kata seorang pedagang.
Mengingat setiap tahun Pulau Mansinam, selalu ramai pengunjung, para pedagang berharap ada perhatian khusus dari pemerintah. Yakni dengan membuat tempat khusus bagi para pedagang yang permanen.

“Kalau ada tempat yang layak, lebih baik lagi,” tandas pedagang.

Selain pedagang yang berjualan di sekitar pusat kegiatan, perayaan 5 Februari juga menjadi lahan meraup untung para operator taksi laut. Hampir setiap saat, perahu hilir mudik di lautan mengantar ribuan pengunjung dari dan menuju Pulau Mansinam. Dalam sehari, para operator mengaku mendapat keuntungan lebih dari hari-hari biasanya. (*)

Penulis: Martina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!