
Manokwari, TopbNews – Moment perayaan HUT Pekabaran Injil (PI) 5 Februari selalu menjadi waktu yang dinanti oleh para operator motor yang biasa membawa penumpang ke Pulau Mansinam. Di hari perayaan, biasa mereka bisa meraup keuntungan berlipat.
Begitu juga yang terlihat pada perayaan HUT PI tahun ini. Meskipun panitia telah menyiapkan armada angkutan penyeberangan gratis seperti Napan Wanami dan kapal Express. Namun, hal itu tidak mengurangi minat pengunjung yang akan mengikuti ibadah perayaan atau sekedar berkunjung ke Pulau Mansinam.
Di sekitar Dermaga penyeberangan Kwawi di depan Gereja Elim Kwawi, tampak deretan perahu motor berbaris menunggu penumpang.
Pengunjung yang akan menyeberang, mengaku memilih menumpang perahu karena lebih cepat sampai ke tujuan.
Menurut mereka, jika memakai kapal yang disiapkan panitia, harus berdesakan saat naik ke kapal. Selain itu, butuh waktu cukup lama hingga kapal berangkat.
“Ya lama dan tunggu penuh baru jalan. Kalau naik ini (Perahu motor) lebih cepat dan saya suka,” kata seorang pengunjung.
Mereka juga tidak mempermasalahkan jika harus mengeluarkan uang tambahan saat akan menyeberang.
Sementara para pemilik perahu mengakui menjadikan Perayaan HUT PI sebagai kesempatan mendapatkan pemasukan yang lebih dari biasanya.
“Ini jadi lahan berkat bagi torang. Kita bisa dapat lebih dibanding hari biasa. Walaupun hanya setahun sekali. Ya, tong harap nanti Mansinam bisa ramai dikunjungi setiap Minggu atau waktu libur bukan di 5 Februari saja,” ujar dia meski enggan menyebut nama.
Walaupun penumpang relatif meningkat, tapi tarif penyeberangan tidak berubah. Untuk anak-anak, dikenakan biaya sebesar Rp.5 ribu. Sementara dewasa berkisar Rp.10-20 ribu per sekali menyeberang.
Penulis : Tesan