
Manokwari, TopbNews.com – Program Papua Barat Cerdas yang digulirkan Pemerintah Provinsi Papua Barat menyasar 10.872 pelajar dan mahasiswa melalui 12 kategori bantuan pendidikan, mulai dari pengadaan seragam sekolah, beasiswa prestasi, hingga pembiayaan pendidikan profesi dan keahlian khusus.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, program dengan alokasi anggaran total Rp57,06 miliar tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat pada berbagai jenjang, baik di dalam maupun luar negeri.
Bantuan pendidikan itu mencakup siswa SMA/SMK, mahasiswa program diploma dan sarjana, mahasiswa kedokteran, peserta pendidikan profesi dokter, mahasiswa pascasarjana, hingga peserta pendidikan pilot.

Menurut Dominggus, salah satu alokasi terbesar dalam program tersebut diperuntukkan bagi 2.351 mahasiswa program sarjana (S1) umum dengan total anggaran Rp23,51 miliar.
“Setiap mahasiswa berhak menerima bantuan Rp10 juta setelah memenuhi persyaratan, termasuk indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75”, katanya.
Ia menjelaskan, pembiayaan mahasiswa S1 umum menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi bagi penerima yang memenuhi persyaratan tersebut. Sementara mahasiswa dengan IPK di bawah 2,75 menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten.
Selain mahasiswa, program Papua Barat Cerdas juga menyasar kebutuhan dasar peserta didik melalui bantuan seragam sekolah bagi 4.691 siswa SMA dan SMK dengan total anggaran Rp12,81 miliar.
Penerima bantuan terdiri atas 3.424 siswa SMA yang masing-masing memperoleh Rp3 juta dan 1.267 siswa SMK dengan bantuan Rp2 juta per orang.
Pemerintah provinsi juga mengalokasikan Rp9,39 miliar untuk beasiswa prestasi akademik bagi 3.505 siswa SMA/SMK sederajat.
Penerima terdiri atas 2.450 siswa SMA dengan total anggaran Rp6,56 miliar dan 1.055 siswa SMK senilai Rp2,83 miliar.
Pada jenjang pendidikan tinggi, bantuan diberikan kepada 106 mahasiswa kedokteran dengan anggaran Rp1,06 miliar serta 28 mahasiswa yang menjalani pendidikan profesi dokter atau koas dengan alokasi Rp2,8 miliar.
Dukungan juga menjangkau pendidikan diploma dan pascasarjana. Pemerintah provinsi menyediakan Rp133 juta bagi 19 mahasiswa D3, sedangkan bantuan pendidikan S2 dan S3 dialokasikan masing-masing sebesar Rp2,62 miliar untuk 131 mahasiswa S2 dan Rp1,14 miliar untuk 38 mahasiswa S3.
Tidak hanya pendidikan formal di perguruan tinggi, Papua Barat Cerdas turut memberikan perhatian kepada pendidikan keahlian khusus. Sebanyak dua peserta pendidikan pilot memperoleh alokasi bantuan total Rp2 miliar atau Rp1 miliar per orang.
“Ada juga seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri yang mendapat dukungan pembiayaan sebesar Rp1,60 miliar”, ujar Gubuernur.
Melalui program tersebut, pemerintah provinsi berupaya memperluas dukungan pembiayaan pendidikan, mulai dari kebutuhan sekolah menengah hingga pendidikan tinggi dan keahlian khusus yang membutuhkan biaya besar. (*/CR-03)