Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari Berhasil Diselamatkan

Manokwari, TopbNews.com — Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, menyampaikan bahwa seorang nelayan yang sempat terombang-ambing selama kurang lebih 15 jam di perairan antara Manokwari dan Oransbari akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat berkat kerja sama tim SAR gabungan dan nelayan setempat.

Kantor SAR Manokwari secara resmi menutup Operasi SAR hari kedua (H.2) pada Jumat, (20/3/2026) pukul 15.00 WIT. Operasi tersebut dilakukan menyusul insiden perahu nelayan yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Pulau Mansinam.

Korban diketahui bernama Mika Wanma (33), yang berangkat melaut pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 20.00 WIT.

Dalam perjalanan, mesin perahunya tiba-tiba mengalami kerusakan di belakang perairan Pulau Mansinam, sehingga ia tidak dapat melanjutkan perjalanan maupun kembali ke daratan.

Laporan kejadian diterima oleh Kantor SAR Manokwari pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 15.35 WIT dari pelapor Jhon Wanma melalui sambungan telepon. Berdasarkan informasi, lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0°59’13.35″S – 134°18’10.85″T atau sekitar 16,52 mil laut dari Kantor SAR Manokwari, dengan waktu tempuh kurang lebih 90 menit.

Dalam proses pencarian, nelayan lokal menjadi pihak pertama yang menemukan korban di tengah laut. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi dan memastikan kondisi korban dalam keadaan selamat.

Yefri Sabaruddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia menekankan bahwa sinergi antara tim SAR dan masyarakat sangat berperan penting dalam keberhasilan penyelamatan.

Saat ini, korban telah kembali ke kediamannya di Pasirido, Distrik Manokwari Timur, dan dilaporkan dalam kondisi sehat. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!