
Mansel, TopbNews.com – Masuknya Terang Injil di Pulau Mansinam, yang dibawa oleh kedua misionaris Carl Willem Ottow dan Johann Gotlob Geissler diyakini telah berbuah dan melahirkan para pemimpin di daerah. Terang Injil mengubah kehidupan orang papua hingga saat ini.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran kepada media ini, di sela-sela Rapat Kerja (Raker) III Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua pada Rabu, 22/1/2025 di Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.
“Karena Injil kami bisa berbicara dan oleh karena Injil bisa berbuah sehingga kami bisa menjadi seorang pemimpin di wilayah tanah adat kami sendiri”, ujar Bupati Waran.
Waran menambahkan, usia 170 Tahun HUT PI ini tentunya membawa dampak yang positif sehingga lolaborasi dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk kemajuan Tanah Papua.
“Dengan adanya 170 Tahun injil masuk di Tanah Papua mari kita terus berkolaborasi untuk pembangunan iman tetapi juga pembangunan di dalam roda struktur pemerintahan dan semua komponen khususnya di Tanah Papua”, kata Waran.
Ia juga menghimbau seluruh masyarakat agar menjaga keamanan dan ketentraman serta kenyamanan pada saat perayaan HUT PI di Pulau Mansinam, 5 Februari 2025.
Menurutnya, jika masyarakat dapat ikut menjaga keamanan dan ketentraman di kota Manokwari dan Pulau Mansinam pada saat perayaan akan menimbulkan kesan yang baik bagi para tamu yang datang dari luar maupun dari dalam daerah.
“Mengatasnamakan pemerintah daerah dan Ketua Panitia Raker III Sinode GKI di Tanah Papua, saya mengucapkan Selamat Menyongsong dan Merayakan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua yang ke -170 Tahun 2025, semoga Terang Kristus selalu menyertai kita”, pungkasnya. (*)
Penulis Marthina Marisan