LKPJ 2025: IPM Teluk Bintuni Naik, Pengangguran dan Ketimpangan Jadi Tantangan

Bintuni, TopbNews.com – Sektor pendidikan dan kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni mengalami peningkatan pada 2025. Namun di sisi lain, tingkat pengangguran dan ketimpangan pendapatan juga ikut naik.

Hal itu disampaikan Bupati Yohanis Manibuy saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRK Teluk Bintuni, Kamis (16/7/2026).

Bupati menyebut peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas sesuai visi “Teluk Bintuni Smart dan Inovatif”.

Data LKPJ 2025 mencatat Angka Melek Huruf naik dari 97,92% pada 2024 menjadi 98,44%. Rata-rata Lama Sekolah juga naik dari 8,67 tahun menjadi 8,77 tahun. Sementara Harapan Lama Sekolah meningkat dari 12,40 tahun menjadi 12,63 tahun.

Di bidang kesehatan, Usia Harapan Hidup naik dari 68,05 tahun menjadi 68,49 tahun.

Capaian itu mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Teluk Bintuni naik dari 69,79 menjadi 70,32. Dengan angka tersebut Teluk Bintuni kini berada di peringkat 3 dari 7 kabupaten di Papua Barat.

Angka kemiskinan juga turun dari 29,79% menjadi 25,34%. Penurunan ini ditopang program pendidikan dan kesehatan gratis, bantuan modal, perumahan, padat karya, PKH, BPNT, Jamkesda, hingga bantuan mahasiswa.

Meski begitu, LKPJ mencatat dua indikator negatif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) naik dari 2,22% menjadi 3,63%.

“Kenaikan ini karena jumlah angkatan kerja baru bertambah, sementara lapangan kerja belum seimbang. Ada juga ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar,” ujar Yohanis.

Gini Ratio juga naik dari 0,401 menjadi 0,447. Angka ini menunjukkan masih adanya kesenjangan pendapatan di masyarakat.

Pemkab menegaskan akan terus memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan. Selain itu, Pemda juga akan meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui program pemberdayaan agar pertumbuhan ekonomi bisa menciptakan lapangan kerja baru.

“Pembangunan manusia tetap jadi fondasi utama. Kita dorong agar pertumbuhan ekonomi benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati. (*)

Penulis: Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!