
Manokwari, TopbNews.com – Ketua Yayasan Perempuan Maju Kreatif, Marthina Marisan, menekankan pentingnya digitalisasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Papua Barat. Hal ini disampaikannya saat membuka Pelatihan Manajemen Usaha dan Keuangan di Manokwari, Jumat (12/12).
Dalam sambutannya, Marthina menyebut bahwa inovasi dan teknologi merupakan kebutuhan mutlak untuk membawa UMKM menjadi episentrum UMKM global. Digitalisasi, menurutnya, bukan sekadar alat untuk menjual produk, tetapi juga mencakup proses pembinaan dan pendampingan pelaku usaha.
“Digitalisasi UMKM adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis. Hal ini membutuhkan sinergi dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendukung, dan pelaku usaha itu sendiri,” ujar Marthina.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat yang terus membantu UMKM dalam meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar.
“Harapan kami, pemerintah daerah terus mendukung upaya ini agar UMKM Papua Barat dapat naik ke jenjang yang lebih tinggi dan terus bertumbuh lebih besar,” tambahnya.
Selain digitalisasi, Marthina menyoroti pentingnya manajemen keuangan yang baik sebagai fondasi keberlanjutan usaha. Ia mengingatkan peserta pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat menghindari risiko kebangkrutan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Manajemen keuangan yang baik adalah dasar bagi pelaku usaha untuk tumbuh. Saya berharap para peserta dapat menyerap pengetahuan dan keterampilan dalam pelatihan ini, serta mengaplikasikannya untuk meningkatkan daya saing produk dan keberlangsungan usaha,” jelasnya.
Acara pelatihan yang dihadiri oleh puluhan pelaku UMKM ini menghadirkan pemateri Yohanes Ada’ Lebang Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Caritas Indonesia dan juga menjabat sebagai sekretaris Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Komda Manokwari.
Marthina menutup sambutannya dengan doa dan harapan agar pelatihan ini menjadi langkah awal bagi UMKM Papua Barat untuk tumbuh lebih maju dan berdaya saing global.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati upaya kita dalam mewujudkan UMKM Papua Barat yang lebih baik,” pungkasnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal berharga bagi pelaku UMKM untuk menghadapi tantangan di era digital sekaligus meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah. (*/KY)