Ketua LMA Kota Sorong : Program MBG, Harapan Generasi Emas Papua

Ketua LMA Kota Sorong, Fatra Mochammad Soltief (Foto : dokumentasi TopbNews.com)

Sorong, Papua Barat Daya, TopbNews.com – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kota Sorong, Fatra Mochammad Soltief, menyatakan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam membangun generasi Papua yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Program MBG adalah wujud nyata perhatian negara terhadap masa depan anak-anak kita. Gizi yang baik akan melahirkan sumber daya manusia yang unggul, dan ini menjadi modal utama dalam membangun Papua yang lebih maju,” ujar Fatra dalam keterangan di Sorong, Selasa (1/7/2025).

Kata Fatra, keberadaan program MBG di Papua harus dimaknai bukan hanya sebagai penyediaan makanan gratis, melainkan sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.

Ia menilai, kolaborasi MBG dengan program sekolah gratis di daerah akan menjadi solusi strategis untuk mempercepat kemajuan pendidikan dan kesehatan anak Papua.

“Dua program ini bisa menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya generasi emas Papua. Kami yakin, jika dijalankan dengan serius, anak-anak Papua kelak bisa menjadi tuan di negerinya sendiri,” kata Fatra.

Meski demikian, ia menyoroti beberapa kendala teknis dalam pelaksanaan program di daerah. Salah satunya adalah keterbatasan sarana dapur bersih dan sehat, serta belum optimalnya pelibatan petani dan peternak lokal sebagai penyedia bahan pangan.

“Kami harap pemerintah pusat segera melengkapi kekurangan itu. Sayur-mayur, ayam, ikan, dan telur seharusnya dibeli dari petani dan peternak lokal. Ini penting agar program MBG juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat adat,” jelasnya.

Fatra menegaskan bahwa pihaknya melalui LMA terus aktif mengedukasi dan menyosialisasikan program MBG kepada masyarakat, terutama di kalangan adat. Ia menilai bahwa keberhasilan program nasional seperti MBG sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Program ini lahir dari ide anak negeri. Ini bukan hanya program pemerintah, tapi amanah yang harus kita jaga bersama. Kami di LMA akan terus mengawal pelaksanaannya agar betul-betul memberi manfaat nyata bagi orang asli Papua,” pungkasnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!