Kembali Pimpin Pertina Papua Barat, Ini Agenda Clinton Tallo !

Clinton Tallo, Ketua Pertina Provinsi Papua Barat Periode 2023-2027 (Foto : Tesan/Topbnews.com)

Manokwari, Topbnews.com – Clinton Tallo kembali memimpin Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Papua Barat Periode 2023-2027.

mostbet

Clinton terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi Ke-IV Pertina Papua Barat Tahun 2023 yang digelar Kamis (25/5) di Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Clinton mengatakan, dalam waktu dekat ini, akan merombak pengurus yang lama dan membenahi pengurus Pertina periode 2023-2027.

“Periode kedua evaluasi pengurus lama tentunya dan akan ada yang diganti. Namun saya juga buka ruang diskusi dengan senior-senior dalam pembahasan kepengurusan periode ini. Waktu 30 hari ini kita susun program dan pengurusnya,” ujar Clinton.

Clinton berkeyakinan, dengan dukungan dari semua pihak, kedepan Pertina Papua Barat akan bangkit melalui PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara, September 2024 mendatang.

“Kami sangat berharap dukungan dari seluruh pihak. Saya akan laksanakan sesuai dengan kemampuan saya. Tentunya akan bersinergi dengan pemerintah maupun swasta di daerah ini,” katanya sembari menyampaikan permohonan maaf jika dalam kepemimpinan sebelumnya, masih terdapat banyak kekurangan.

Lebih lanjut Clinton mengatakan, kedepan pihaknya akan memprioritaskan event tinju di tingkat Kabupaten untuk menjaring atlit potensial di setiap daerah.

“Setiap tahun harus ada event-event di setiap Kabupaten. Ini prioritas Pertina dimana satu tahun dua kali harus ada event ini. Sesuai dengan permintaan dari peserta Musprov,” ucapnya.

Selain itu, kata Clinton pihaknya akan segera memanggil para atlit yang telah ikut seleksi untuk persiapan ikut Pra PON.

“Kami akan sediakan tempat untuk para petinju. Saya akan fight mengasah kembali atlit yang telah ikut seleksi, karena Pra PON sudah di depan mata,” tandasnya.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!