Kemacetan Parah di Jalan Mako Brimob Akibat Pemalangan Jalan Esau Sesa, Pengendara Dialihkan ke Jalur Soribo

Manokwari, TopbNews.com – Pemalangan Jalan Esau Sesa oleh puluhan pencari kerja yang menuntut penambahan kuota Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (2/6/2026), berdampak pada kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan di Manokwari, terutama di kawasan Jalan Mako Brimob.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga ratusan meter.

Arus lalu lintas yang biasanya mengarah ke kawasan perkantoran Arfai dan pusat Kota Manokwari terhambat akibat akses utama ditutup massa aksi.

Untuk menghindari kemacetan, banyak pengendara memilih menggunakan jalur alternatif melalui Soribo.

Namun, meningkatnya volume kendaraan di jalur tersebut juga menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi hari saat masyarakat berangkat bekerja dan mengantar anak ke sekolah.

Salah seorang orang tua murid SD Negeri 22 Wosi Dalam, Dian, mengaku terdampak langsung akibat kemacetan yang terjadi.

Ia harus memutar melalui jalur alternatif untuk mengantar anaknya ke sekolah.

“Saya sangat kerepotan karena harus memutar jauh untuk mengantar anak ke sekolah, sementara hari ini dia ada ulangan,” kata Dian kepada TopbNews.com.

Menurutnya, kemacetan yang terjadi membuat perjalanan menuju sekolah menjadi lebih lama dari biasanya.

Banyak pengendara terjebak antrean kendaraan yang menumpuk di sejumlah ruas jalan alternatif.

Akibat penutupan akses di Jalan Esau Sesa, sejumlah kendaraan bahkan terpaksa putar balik dan mencari rute lain untuk mencapai tujuan.

Kondisi ini menyebabkan kepadatan lalu lintas berpindah ke beberapa jalan alternatif, termasuk jalur Soribo yang dipadati kendaraan sejak pagi.

Hingga berita ini diturunkan, arus kendaraan di kawasan Mako Brimob dan jalur Soribo masih terpantau padat, sementara massa aksi tetap bertahan di lokasi pemalangan sambil menyampaikan tuntutan mereka terkait penambahan kuota ASN untuk Kabupaten Manokwari. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!