Kecelakaan Maut di Bintuni, ASN Tewas Usai Motor Ditabrak Terios Diduga karena Miras

Bintuni, TopbNews.com— Dugaan pengaruh minuman keras (miras) kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Tisay, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (9/10/2026), menewaskan seorang aparatur sipil negara (ASN), N.M.B.

Korban meninggal dunia setelah sepeda motor Yamaha MX yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil Daihatsu Terios yang dikemudikan K.S. Kecelakaan tersebut diduga terjadi saat pengemudi mobil berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, K.S. mengemudikan mobil dari arah SP 5 menuju pusat Kota Bintuni bersama sejumlah rekannya. Saat tiba di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga tidak dapat dikendalikan hingga bertabrakan dengan sepeda motor korban yang datang dari arah berlawanan.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Teluk Bintuni untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah upaya penanganan oleh tenaga medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Kasat Lantas Polres Teluk Bintuni, AKP Yusuf Manilet, menjelaskan bahwa dua orang yang berada bersama pengemudi mobil telah diamankan di Polres Teluk Bintuni untuk kepentingan pemeriksaan.

“Sementara untuk sopir, saat ini masih dirawat di Puskesmas Manimeri dengan pengawasan dari anggota,” ujar Yusuf.

Kecelakaan yang diduga berkaitan dengan konsumsi miras ini menambah catatan kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Poros Bintuni–Tisay. Pada akhir September 2026, kecelakaan serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan tersebut. Seorang pengemudi yang diduga mabuk menabrak seorang perempuan yang sedang dalam perjalanan pulang dari ladang.

Rentetan kejadian tersebut menjadi perhatian serius terhadap risiko berkendara setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Selain membahayakan pengemudi dan penumpang, tindakan tersebut juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penanganan kasus kecelakaan yang menewaskan N.M.B. masih menjadi kewenangan kepolisian.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!