Bupati Bintuni Resmikan Rumah Singgah Andarias Defretes dan Ruang Kelas SD YPK Sion Yakati

Bintuni, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy meresmikan Rumah Singgah Andarias Deffretes dan empat ruang kelas baru SD YPK Sion Yakati di Kampung Yakati, Distrik Wamesa, Jumat (9/10/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari pelestarian sejarah pelayanan keagamaan sekaligus peningkatan fasilitas pendidikan di kampung tersebut.

Yohanis mengatakan, Rumah Singgah Andarias Deffretes memiliki nilai historis bagi masyarakat Yakati. Andarias Deffretes dikenang sebagai guru Injil pertama yang membawa Injil ke Kampung Yakati. Penamaan rumah singgah menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya dalam perjalanan iman masyarakat setempat.

“Rumah singgah ini tidak hanya sebagai tempat persinggahan, tetapi juga pengingat bagi generasi muda tentang nilai pengabdian, pelayanan, dan sejarah,” ujarnya.

Yohanis Manibuy juga meresmikan empat ruang kelas baru SD YPK Sion Yakati yang dibangun melalui APBD Teluk Bintuni Tahun Anggaran 2025 bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dan Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Ia menegaskan pembangunan tersebut merupakan komitmen Pemkab Teluk Bintuni dalam menyediakan fasilitas belajar yang layak dan nyaman bagi anak-anak.

“Pendidikan adalah investasi penting bagi masa depan daerah. Fasilitas yang sudah dibangun harus dimanfaatkan maksimal untuk menunjang proses belajar mengajar,” kata Yohanis.

Ia berharap para guru memberikan pendidikan terbaik dan siswa belajar tekun untuk tumbuh menjadi generasi berkarakter, berilmu, serta mencintai tanah kelahirannya.

Yohanis juga mengajak masyarakat menjaga dan merawat kedua fasilitas tersebut agar manfaatnya berkelanjutan.

“Dari sejarah kita belajar, dari pendidikan kita membangun, dan dari pengabdian kita menyalakan harapan,” pesannya.

Dengan peresmian itu, Pemkab berharap pembangunan di Kampung Yakati tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memperkuat pelestarian sejarah dan peningkatan kualitas pendidikan di Distrik Wamesa.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!