JIKA TIDAK AKREDITASI, RSUD PAPUA BARAT TERANCAM PUTUS KERJASAMA DENGAN BPJS KESEHATAN

dr. Arnoldus Tiniap, Direktur RSUD Papua Barat (Foto.TS/Topbnews.com)

Manokwari, Top News.com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap mengatakan, Rumah Sakit terancam putus kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, jika tahun depan tidak mengikuti akreditasi.

“Kita diharuskan harus ikut akreditasi. Kalau tahun depan tidak ikut akreditasi, maka kerjasama dengan BPJS akan diputuskan. Yang saat ini baru buat komitmen dalam jangka waktu satu tahun kedepan. Jika tahun depan tidak, maka akan putus kerjasama” katanya.

Tiniap mengatakan, meski baru membuka pelayanan umum tahun ini, RSUD Papua Barat siap menghadapi akreditasi tipe C tahun depan, dengan target meraih nilai tertinggi.

“Akreditasi dilihat secara keseluruhan mulai dari SDM, jumlah dokter hingga pelayanan sudah memenuhi. Dan ini merupakan akreditasi pertama RSUD Papua Barat,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah standar minimal pelayanan sudah diakui, selanjutnya persiapan untuk peningkatan kelas. Namun untuk menuju kesana, membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Peningkatan kelas tidak mudah, butuh waktu. Namun kita mempunyai target waktu paling tidak tahun 2025 atau 2026,” tutupnya.

Penulis : Tesan
Topbnews.com

Berita Lain :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!